Walikota Bekasi Terima Kunjungan Anggota Komisi VIII DPR RI

BERITA BEKASI – Anggota Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam rangka Efektivitas Penanganan Bencana di Gate-19 Stadion Patriot Chandrabaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (3/2/2021).

Pada kesempatan ini, DPR juga memberikan dukungan kepada Pemkot Bekasi berupa, Rapid Test Antigen SD Biosensor sebanyak 5.000, Desinfektan Sprayer 10 Unit, Desinfektan 25 Derijen, Suplemen Herbal 80 Paket, Masker INA United 10.100 Pcs dan Masker Kain 20.000 Pcs.

Selain itu, bantuan dana siap pakai untuk siaga darurat bencana banjir dan lainnya di Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat Tahun 2021 sebesar Rp500 juta yang diterima langsung Walikota Bekasi, Rahmat Effendi yang didampingi Sekretaris Daerah, Kepala BPBD, Kepala Dinas Sosial beserta jajaran Pemkot Bekasi terkait.

Pada kesempatan itu, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, bahwa penanganan Efektivitas Bencana di Kota Bekasi harus diselesaikan secara urutan mulai dari hulu ke hilir.

“Banjir yang ada dibeberapa titik di Kota Bekasi memiliki kendala terutama aliran sungai dan tata ruang, sehingga dibutuhkan kerjasama antar daerah yang baik dalam menciptakan mitigasi bencana,” kata Rahmat.

Mitigasi Bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana (dikutip di Pasal 1 ayat 6 PP No.21 Tahun 2008, tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Menurut Rahmat, sebelumnya Kementerian PUPR telah membuat 3 tahap perbaikan aliran sungai dengan nilai APBD mencapai Rp4,3 triliun dengan kurun waktu selama 3 tahun. Meskipun begitu, masih banyak masyarakat yang menggunakan daerah sekitar bantaran sungai untuk dijadikan tempat tinggal.

Rahmat pun sempat menceritakan kepada rombongan tentang banjir hebat yang melanda pada awal tahun 2020 di salah satu Perumahan di Kota Bekasi.

“Saya pernah berkunjung ke salah satu Perumahan Pondok Gede Permai di Kecamatan Jatiasih, melihat banjir yang mencapai 1 lantai. Namun, ketika saya ajak mereka untuk pindah, sayangnya mereka menolak, karena sudah betah tinggal diwilayah itu,” ungkapnya.

Untuk saat ini, sambung Rahmat, Pemerintah Kota Bekasi berfokus kepada pembangunan Embung Kolam, Tandon maupun Folder untuk menahan air karena dilansir di BMKG cuaca Ekstrim akan memuncak di bulan Februari.

“Terutama di Kecamatan Jatiasih, Medan Satria, Bekasi Utara sering dilanda bencana. Jadi nanti, kita siapkan Embung untuk menahan banjir tersebut,” imbuhnya.

Berkaitan dengan pandemi Covid-19 yang melanda Kota Bekasi, Pemkot Bekasi sudah menghabiskan 160.000 PCR dan terkonfirmasi hampir 20.000 dengan rasio jauh lebih rendah dari yang telah ditetapkan WHO.

Alhamdulillah bantuan dari BNPB dan DPR RI sangat membantu Pemerintah dan akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dan juga kita sebagai Pemerintah harus terus menggalakan 4 M demi kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, TB Ace Hasan Shadzily selaku pemimpin romboangan menjelaskan maksud dan tujuannya datang ke Kota Bekasi, karena salah satu ranah Komisi VIII DPR RI adalah untuk menanggulangi bencana.

“Sebelumnya, telah dijelaskan oleh Walikota Bekasi bahwa Kota Bekasi sering dilanda bencana baik itu banjir maupun virus Covid-19,” terangnya.

Beliau kemudian, sambung TB Ace Hasan menjelaskan, ingin mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Bekasi dengan Pemerintah Pusat dalam memotivasi penanggulangan bencana.

“Terus terang banyaknya rencananya penanggulangan bencana masih berbentuk reaktif, yakni bencana terjadi baru kita tanggulangi belum untuk mempreventif bencana tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya, kami ingin melakukan revisi terhadap Undang-Undang penanggulangan bencana dengan melibatkan semua pihak, bagaimana rencana pembangunan kita memperhatikan aspek kebencanaan.

“Contohnya aliran sungai masih diperbolehkan untuk dibangun pemukiman, padahal membahayakan warga. Didalam proses pembangunan apapun harus ada investigasi bencana. Sekarang ini kita sedang memperbaiki manajemen bencana kita,” paparnya.

Terakhir, TB Ace Hasan pun, sangat mengapresiasi langkah-langkah Pemerintah Kota dalam penanganan wabah virus Corona atau Covid-19. Karena kuncinya adalah penegakan disiplin 4 M di masyarakat.

Acara dilanjutkan dengan dialog interaktif, foto bersama dan penyerahan cinderamata dari Pemerintah Kota Bekasi kepada Komisi VIII DPR RI. (Edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *