Produk E-Warung di Pebayuran Kabupaten Bekasi Tak Layak Konsumsi

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2020 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA BEKASI – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Bekasi dan pihak Kementrian Sosial (Kemensos) lakukan Infeksi Mendadak (Sidak) di Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sidak yang bertujuan mendatangi E-Warung untuk penyaluran bantuan sosial itu dibenarkan Kepala Desa (Kades) Abu Jihad Ubaidilah atau biasa disapa Abuy.

“Benar ada monitoring dari pihak Kemensos dan Satgas Pangan, tapi saya tidak terlalu paham apa tujuan dan dalam rangka apa?. Sepintas saya mendengar adanya teguran terhadap E-Warung yang menyalahi aturan,” kata Abuy kepada Matafakta.com, Sabtu (18/7/2020).

Memang sambung Abuy, selama ini yang menjadi keluhan masyarakat tentang pendistribusian yang kurang layak dikonsumsi manusia. Hal tersebut, sudah bukan menjadi rahasia pribadi lagi, bahkan sudah menjadi rahasia umum.

“Besar dugaan terjadi kerjasama haram antara oknum suplayer dan oknum Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan atau TKSK yang kini menjadi kecurigaan banyak pihak,” ungkapnya.

Hal tersebut, lanjut Abuy, diperkuat dengan tidak adanya tindakan yang serius dilakukan TKSK ketika sembako yang disalurkan sangatlah tidak layak untuk di konsumsi masyarakat.

“Padahal, jelas hampir setiap bulan warga terus menerus ngeluh, tetapi tidak pernah ada sanksi yang di berikan para pejabat atau intansi yang tergabung dalam program sembako tersebut,” ulasnya.

Dilanjutkan Abuy, lucunya lagi, ketika ada oknum yang mengaku dari Satgas Pangan menuding dirinya selaku aparatur Desa jadi profokator saat menyampaikan keluhan masyarakat Desa.

“Adanya tudingan tersebut, justru makin kuat dugaan adanya kerjasama haram (setali tiga uang) yang terjadi selama ini,” sindirnya.

Abuy pun berharap, kepada bapak petinggi negara dapat menerjunkan team Intelijen Negara untuk turun langsung melakuakan penelusuran ke wilayah khususnya di Kabupaten Bekasi.

Karena kalau ini dibiarkan, tambah Abuy, maka hancurlah nama baik pemerintahan yang sedang berjalan, baik pemerintahan tertinggi sampai terbawah.

“Bukan hanya itu, masyarakat juga akan menjadi korban kebiadapan yang di lakukan para oknum yang diduga hanya mementingkan perutnya sendiri,” pungkasnya. (Mul)

Berita Terkait

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon
Panitia Pilkades Karangsambung Serahkan Nomor Urut Calkades

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Jumat, 11 September 2026 - 09:07 WIB

Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB