Ayah Mirna Salihin Kasus Kopi Sainida Dipolisikan UU Kejahatan Tenaga Kerja

- Jurnalis

Jumat, 13 Oktober 2023 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Edi Dermawan Salihin & Almarhum Wayan Mirna Salihin

Foto: Edi Dermawan Salihin & Almarhum Wayan Mirna Salihin

BERITA JAKARTA – Pemilik PT. Fajar Indah Cakra Cemerlang, Dermawan Salihin, dilaporkan mantan karyawannya ke Polda Metro Jaya dengan sangkaan Undang-Undang kejahatan tenaga kerja pada 26 September 2023 lalu.

Laporan polisi bernomor: LP/B/5743/IX/2023/SPKT/Polda Metro Jaya itu ayah dari Wayan Mirna Salihin kasus kopi sianida di Oliever Cafe yang mempenjarakan Jessica Kumala Wongso tidak sendirian.

Dalam laporan Wartono selain Dermawan Salihin selaku Direktur Utama (Dirut) PT. Fajar Indah Cakra Cemerlang, terdapat tiga nama lainnya yakni, Made Sandy Salihin, Ni Ketut Sianti dan Febriana Salihin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keempatnya, dilaporkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, tentang penetapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 2022 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 185 Juntco Pasal 156 ayat (2, 3 dan 4).

Baca Juga :  Pelaku Pemalsu Plat Dinas TNI Ditangkap di Pondok Kelapa Jakarta Timur

Pasalnya, dalam putusan Pengadilan Hubungan Industri (PHI) Nomor 206/PDT.SUS-PHI/2018/PN.JKT.PST tanggal 18 Oktober 2018 yang sudah incrah atau berkekuatan hukum tetap  PT. Fajar Indah Cakra Cemerlang harus membayar hak karyawan sebesar Rp3,5 miliar.

Namun, sudah 4 tahun berlalu sejak diputuskan tahun 2018 PT. Fajar Indah Cakra Cemerlang yang bergerak dibidang ekspedisi yang berkantor di Jakarta Pusat milik Dermawan Salihin tersebut belum juga menunaikan kewajibannya.

Permasalahan itu berawal pada 19 Februari 2018 saat perusahaan PT. Fajar Indah Cakra Cemerlang memutus sepihak hubungan kerja karyawannya yang sejumlah sebanyak 84 orang tanpa memberikan hak pesangon.

Pria bernama lengkap Edi Darmawan Salihin adalah seorang pengusaha dengan beragam usaha, termasuk PT. Fajar Indah Cakra Cemerlang, sebuah perusahaan ekspedisi yang berbasis di Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Pelaku Pemalsu Plat Dinas TNI Ditangkap di Pondok Kelapa Jakarta Timur

Pada tahun 2018, perusahaan ini mendapatkan sorotan publik karena melakukan pemutusan hubungan kerja yang mendadak dan tidak memberikan pesangon kepada banyak karyawannya.

Meskipun perusahaannya memiliki sekitar 2.000 karyawan di wilayah Petojo, jumlah tersebut hanya merupakan sebagian kecil dari seluruh jaringan bisnis yang dikelolanya. 84 karyawan dilaporkan dipecat oleh perusahaan pada tanggal 19 Februari 2018.

Selain itu, Wartono, Darmawan Salihin juga telah dilaporkan ke SPKT Polda Metro Jaya melalui laporan polisi bernomor: STTLP/B/2525/V/2022/SPKT/Polda Metro Jaya pada tanggal 24 Mei 2022. (Indra)

Berita Terkait

Pelaku Pemalsu Plat Dinas TNI Ditangkap di Pondok Kelapa Jakarta Timur
Polda Jateng Bersama Bea & Cukai Gerbek Rumah Produksi Narkoba
LQ Menduga Ada Keterkaitan Sentratama Investasi Berjangka Dengan Sentratama Investment Future
Ditresnarkoba Polda Jateng Musnahkan 47,8 Kg dan 34.743 Pil Ekstasi
Lapas Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkotika Melalui Kunjungan
2 Bulan Buron, Penipu Jual Beli Bibit Lobster Dibekuk Polres Jepara
AWIBB Desak Polres Lebak Banten Tangkap Pelaku Pengeroyokan Wartawan
KORPRI Pelita Bangsa dan RPA Pertanyakan Kasus Pelecehan Anak di Cibitung Bekasi
Berita ini 324 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 April 2024 - 22:43 WIB

Penyidik Pidsus Kejati DKI Tahan 4 Tersangka Pengelola Dana Dapen PT. BA

Kamis, 18 April 2024 - 23:01 WIB

Disparitas Sidang Korupsi dan Sandal Jepit

Kamis, 18 April 2024 - 15:40 WIB

Agenda Sidang Tak Jelas, Ruang Ali Said PN Jakpus Disesaki Pengunjung

Kamis, 18 April 2024 - 14:17 WIB

Jadwal Sidang Tak Menentu, Pencari Keadilan di PN Jakpus Kecewa

Kamis, 18 April 2024 - 11:13 WIB

Selama 3 Bulan, Kejati Jateng Berhasil Eksekusi 5 DPO Korupsi  

Jumat, 5 April 2024 - 20:51 WIB

Quotient TV Bahas Mafia Tanah, Alvin Lim: Kasus Perdata Berubah Jadi Pidana

Kamis, 4 April 2024 - 16:31 WIB

Pj Walikota Bekasi Raden Gani Jadi Saksi Sengketa Pemilu 2024 di MK

Kamis, 4 April 2024 - 11:58 WIB

Tipikor Kupang Vonis Bebas 4 Terdakwa Pemanfaatan Aset Pemprov NTT

Berita Terbaru

Aksi Karyawan PT. Polo Ralph Lauren Indonesia di Mahkamah Agung

Berita Utama

Menangkan Buronan, Karyawan PT. PRLI Minta 3 Hakim MA Diusut

Selasa, 23 Apr 2024 - 19:07 WIB

Foto: Mochtar Muhamad (M2)

Seputar Bekasi

Eks Walikota Bekasi M2 Masih di Hati Masyarakat Kota Bekasi

Senin, 22 Apr 2024 - 14:43 WIB