JNW Desak Polri Ungkap Informasi Kepala BP2MI Soal Boss Mafia Judi Online Berinisial T

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juli 2024 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua JNW, Indra Sukma & Kepala BP2MI, Benny Rhamdani

Foto: Ketua JNW, Indra Sukma & Kepala BP2MI, Benny Rhamdani

BERITA JAKARTA – “Saya cukup menyebut inisialnya T aja. Ini saya sebut di depan Presiden,” kata Benny Rhamdani dalam kata sambutannya di Pengukuhan dan Pembekalan Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (Kawan PMI) di Kota Medan.

Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny secara terang-terangan mengungkapkan identitas bos mafia judi online di Indonesia sudah diketahui berinisial T.

Bahkan, Benny berujar, Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sempat kaget mendengar laporannya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Jaringan Nusantara Watch (JNW), Indra Sukma mengatakan, Kapolri harus menggali informasi yang disampaikan Kepala BP2MI, Benny Rhamdani dihadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Karena informasi yang disampaikan Benny tentang boss mafia judi berinisial T tersebut sudah kadung bocor ke publik dalam kata sambut Kepala BP2MI diacara Kawan PMI di Kota Medan,” terang Indra.

Terlebih lagi, lanjut Indra, Kepala BP2MI, Benny Rhamdani menyebut bahwa boss mafia judi online berinisial T ini tidak bisa tersentuh hukum Indonesia.

“Luar biasa sosok seorang T sampai tidak bisa tersentuh hukum Indonesia. Polri harus dalami informasi tersebut, jika maka akan merusak reputasi institusi Polri,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi secara tegas menyuarakan larangan dan bahaya judi daring atau online. Dalam penegasannya, Presiden mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam perjudian baik secara offline maupun online.

Presiden juga menyoroti dampak negatif yang ditimbulkan akibat praktik judi. Mulai dari kehilangan harta benda, perpecahan keluarga, hingga meningkatnya tindakan kejahatan dan kekerasan yang terjadi di masyarakat.

“Judi itu bukan hanya mempertaruhkan uang, bukan hanya sekedar gim iseng-iseng berhadiah. Tapi judi itu mempertaruhkan masa depan, baik masa depan diri sendiri, masa depan keluarga dan masa depan anak-anak kita,” pungkas Presiden. (Ayu)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB