LP Penggelapan Mobil Dinilai Berjalan Lambat di Polres Jakarta Pusat

- Jurnalis

Rabu, 21 Juni 2023 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendaraan Operasional LQ Indonesia Law Firm

Kendaraan Operasional LQ Indonesia Law Firm

BERITA JAKARTA – Phioruci selaku pelapor penggelapan mobil operasional Firma menanyakan proses penanganan Laporan Polisi (LP) No. B/175/I/2023/Polres Metro Jakarta Pusat tanggal 20 Januari 2023 lalu yang terkesan lamban.

“Polisi sudah memeriksa 3 orang saksi yang melihat dan mengetahui langsung kejadian perkara pengelapan yang sudah berjalan 5 bulan ini,” kata pelapor Phioruci kepada Matafakta.com, Rabu (21/6/2023).

Diungkapkan, Phioruci, bukti surat berupa copy BPKB, STNK asli kendaraan yang diserahkan dan keterangan saksi sebagaimana tercantum dalam Pasal 184 KUHAP seharusnya polisi sudah cukup untuk menaikkan menjadi tahap sidik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya berharap ada atensi dari Kapolres Jakarta Pusat, terkait laporan polisi penggelapan mobil operasional Firma. Kalau dihitung-hitung sekarang sudah berjalan 5 bulan,” tandas Phioruci.

Sementara itu, Kadiv Humas LQ Indonesia Law Firm, Bambang Hartono mengatakan, sesuai informasi, terlapor Saddan Sitorus sudah dua kali mangkir dari panggilan polisi yang dinilai telah melecehkan Kepolisian, karena terlapor Saddan Sitorus berprofesi sebagai Advokat.

Baca Juga :  LQ Pertanyakan Kepastian Hukum Dalam Perkara Pidana Guru Besar IPB

“Seharusnya Polres Jakarta Pusat segera naikkan status ke penyidikan, sehingga bisa memanggil dengan perintah untuk membawa, karena disinyalir terlapor tidak kooperative dan dua kali di panggil tidak mau hadir,” jelas Bambang.

“Polres harusnya tegas, masa kasus perkara sederhana seperti penggelapan mobil memakan lebih dari 5 bulan hanya untuk pemeriksaan saksi saja? Keburu hilang itu barang bukti mobil,” tambah Bambang.

Phioruci sebagai pelapor meminta kepada Kapolres Jakarta Pusat untuk menjaga profesionalitas dan bisa bekerja maksimal dalam penanganan kasus pidana penggelapan agar reputasi dan prestasi Polri bisa terjaga.

“Banyak kasus penggelapan mobil dalam waktu 1-2 minggu pelaku ditangkap dan kendaraan ditemukan. Ini saya sudah berikan ke penyidik dimana lokasi mobil berada beserta foto, karena terakhir keberadaan mobil ada di depan rumah si terlapor,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Bambang, sudah ada surat pengakuan bahwa terlapor memang mengambil kendaraan tersebut tanpa persetujuan korban. Harusnya sudah lengkap semua saksi dan bukti. 3 saksi sudah lebih dari minimal 2 saksi yang dinyatakan dalam KUHP.

Baca Juga :  Cabang LQ Indonesia Law Firm Kembali Hadir di Kembangan Jakarta Barat

Seharusnya, kata Bambang, penyidik segera ke lokasi, sita dulu alat bukti mobil agar tidak hilang atau di pindahtangankan kembali. Jangan sampai beredar isu ada kongkalikong antara terlapor dan oknum Polres Jakarta Pusat.

“Karena kami bingung kenapa kasus yang sudah jelas tapi di buat seolah-olah mau periksa saksi lain lagi? 3 saksi sudah lebih dari cukup, untuk apa periksa saksi keempat dan kelima? Harap Penyidik dan Kapolres bisa profesional, perkara kecil ini untuk level Polres,” pungkasnya. (Sofyan)

 

TENTANG LQ INDONESIA LAW FIRM

LQ Indonesia Law Firm adalah Firma Hukum terdepan dalam penanganan kasus Pidana, Keuangan Dan Ekonomi Khusus.

LQ Indonesia Lawfirm memiliki cabang di 4 Kota dan dapat di hubungi di hotline 0817-4890-999 Tangerang, 0817-9999-489 Jakarta Barat, 0818-0489-0999 Jakarta Pusat, dan 0818-0454-4489 Surabaya dan email di [email protected]

Berita Terkait

2 Bulan Buron, Penipu Jual Beli Bibit Lobster Dibekuk Polres Jepara
AWIBB Desak Polres Lebak Banten Tangkap Pelaku Pengeroyokan Wartawan
KORPRI Pelita Bangsa dan RPA Pertanyakan Kasus Pelecehan Anak di Cibitung Bekasi
Oknum Kades Hurip Jaya Bekasi Palsukan Puluhan Sertifikat Dengan Nama Berbeda
Bea Cukai Bekasi Musnahkan Ribuan Rokok Ilegal dan Minuman Alkohol Tanpa Izin
Jadi Lokasi Parkir Liar, LQ Indonesia Law Firm Bongkar Modus Mafia Tanah
Ini Beberapa Pengungkapan Kasus Polres Metro Bekasi Bersama Unit Reskrim
Polres Metro Bekasi Ungkap Kasus Kaka Bunuh Adik Kandung
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:39 WIB

Ini Gagasan Gunawan SNIPER Untuk Meningkatkan PAD Kabupaten Bekasi

Rabu, 21 Februari 2024 - 08:18 WIB

Larang dan Usir Warga, LIAR Segera Laporkan PPK Cibitung ke Bawaslu dan DKPP

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:21 WIB

TMMD ke-119 Tahun 2024 di Desa Karang Mukti Kecamatan Karang Bahagia

Jumat, 16 Februari 2024 - 16:08 WIB

Heboh, Pemdes Sumberjaya Bekasi Sunat Uang OP Per-KPPS Rp510 Ribu  

Rabu, 14 Februari 2024 - 11:20 WIB

Darsum Caleg Demokrat Dapil 7 Kabupaten Bekasi Datangi TPS Bersama Anak & Istri

Rabu, 14 Februari 2024 - 01:08 WIB

Malam Pencoblosan, Sejumlah Caleg DPRD Kabupaten Bekasi Tebar Amplop

Selasa, 13 Februari 2024 - 12:17 WIB

Viral Serangan Fajar, Praktisi Hukum: Aturan Harus Tegak Demi Keadilan

Senin, 12 Februari 2024 - 14:53 WIB

Bocor Ajakan TKK Dukung Tri Adhianto Lolos Jadi Walikota Bekasi   

Berita Terbaru