Arteria Dahlan Harus Meminta Maaf Kepada Masyarakat Jawa Barat

- Jurnalis

Kamis, 20 Januari 2022 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris DPD Repdem Provinsi Jawa Barat, Sheldy Lazuardi

Sekretaris DPD Repdem Provinsi Jawa Barat, Sheldy Lazuardi

BERITA BANDUNG – Sekretaris DPD Repdem (Relawan Perjuangan Demokrasi) Provinsi Jawa Barat, Sheldy Lazuardi mengkritik keras dan meminta Arteria Dahlan selaku Angggota DPR RI meminta maaf kepada masyarakat Jawa Barat.

Berawal dari polemik pasca Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kejaksaan Agung (Kejagung), Arteria Dahlan meminta Kejagung mencopot Kejati yang menggunakan bahasa Sunda dalam rapat.

“Ucapan Arteria tersebut bisa merusak program Jabar Juara di 2024 yang dicanangkan DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Dikatakan Sheldy, seluruh jajaran pengurus PDI Perjuangan, Badan dan Sayap Partai telah bekerja keras untuk mewujudkan PDI Perjuangan untuk menjadi Juara di tanah Pasundan, dengan beberapa program pembenahan pembenahan Organisasi yang telah dilakukan.

Dikatakan Sheldy, Repdem sebagai salah satu sayap Partai sedang menjalankan amanat dari Rakernas PDI Perjuangan dengan 5 Mantab, salah satunya Mantab Organisasi dan Amanat Rakernas Repdem untuk percepatan pembenahan Organisasi di daerahnya.

DPD Repdem, lanjut Sheldy, sedang mengadakan Rakercab di 27 Kabupaten dan Kota yang ada di Jawa Barat, guna memantapkan struktur sampai ke tingkat Komisariat dan mencari kader –  kader yang bukan dari dalam internal Partai.

“Dengan fenomena seperti ini menurut Sheldy, pernyataan Arteria yang juga adalah kader PDI Perjuangan yang juga menjadi Anggota DPR RI itu sangat menyulitkan konsolidasi pengkaderan di Jawa Barat,” ucapnya.

Karena, sambung Sheldy, didalam hati warga Jawa Barat, seakan – akan penggunaan bahasa Sunda dalam rapat adalah kesalahan berat, sehingga dia meminta Kejagung mencopot Kajati dari jabatannya, karena menyelipkan bahasa Sunda dalam rapat.

“Itu sama saja mensejajarkan bahasa Sunda dengan Korupsi dan kesalahan berat lainnya. Sehingga seseorang bisa dicopot dari jabatannya gara – gara berbahasa Sunda,” sindir Sheldy.

Menurut Sekretaris DPD Repdem Provinsi Jawa Barat tersebut sebenarnya tidak ada masalah siapapun berbahasa daerah. Itu kekayaan nasional yang kita banggakan.

Sheldy menjelaskan, bahwa PDI Perjuangan sangat menjunjung prinsip kebhinekaan. Siapapun kader PDI Perjuangan wajib menjalankan disiplin Ideologi, termasuk tentang Kebhinekaan. Berkaitan dengan apa yang telah diucapkan Arteria Dahlan membuat sakit hati masyarakat di Jawa Barat.

Sekretaris DPD Repdem Provinsi Jawa Barat itu berpendapat, alangkah bijaknya apabila Arteria Dahlan pada saat itu meminta kepada Kejagung meberikan himbauan kepada Kajati – Kajatinya untuk tidak mengunakan bahasa daerah pada saat rapat tanpa menyebut suku tertentu.

“Harapan saya, Arteria Dahlan harus meminta maaf ke seluruh warga Jawa Barat atas pernyataannya tersebut,” pungkas Sheldy. (Dede)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB