Prabowo Mulai Jaring Cawapres dan Meragukan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya

- Jurnalis

Rabu, 15 Februari 2023 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pengamat IDD, Bambang Arianto

Foto: Pengamat IDD, Bambang Arianto

BERITA JAKARTA – Pengamat politik Institute for Digital Democracy (IDD) Yogyakarta Bambang Arianto, menilai pertemuan Prabowo Subianto dan Khofifah Indar Parawansa di Surabaya pada Senin 13 Februari 2023 sebagai upaya menjaring bakal Cawapres untuk menghadapi kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

“Saya melihat Prabowo mulai melakukan kalkulasi politik untuk melaju dalam kontestasi Pilpres 2024. Hal itu tampak dari berbagai pertemuan politik yang telah digelar, termasuk dengan Khofifah,” terang Bambang kepada Matafakta.com, Rabu (15/2/2023).

Menariknya lagi, sambung Bambang, langkah Prabowo untuk membangun berbagai pertemuan politik menjadi pertanda bahwa Prabowo belum seratus persen percaya dan yakin dengan masa depan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

“Seolah-olah ada keraguan terhadap eksistensi KKIR untuk memuluskan niat Prabowo menjadi Presiden RI ke-8,” jelas Bambang.

Meski demikian, sudah tepat bila kemudian Prabowo memilih Khofifah sebagai Cawapres untuk kontestasi Pilpres 2024, sebab Khofifah bisa menutupi beberapa kelemahan yang dimiliki Prabowo.

“Hal itu, dikarenakan, Khofifah memiliki magnet elektoral cukup tinggi karena merupakan salah satu tokoh pemimpin perempuan paling potensial di Indonesia,” imbuhnya.

Khofifah juga merupakan sosok yang sangat dekat dengan basis kelompok Islam dan identik dengan warga Nahdlatul Ulama (NU), karena menjadi Ketua Umum PP Muslimat NU.

Selain itu, tambah Bambang, Khofifah juga memiliki rekam jejak bagus dalam tata kelola pemerintahan karena menjadi Gubernur Jawa Timur.

“Meski demikian terdapat kelemahan Khofifah yaitu bukan pengendali partai politik, sehingga harus mendapatkan kendaraan politik terlebih dahulu agar bisa menjadi Cawapres,” pungkas Bambang. (Nining)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB