Saksi Ungkap Uang Hasil Penjualan Kasus Tanah Cipayung Jakarta Timur

- Jurnalis

Sabtu, 4 Februari 2023 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Persidangan

Suasana Persidangan

BERITA JAKARTA – Luar biasa peran H. Siran dalam perkara dugaan korupsi pembebasan lahan di Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, tahun 2018.

Sebab dari hasil pembebasan lahan itu dirinya berhasil mengumpulkan keuntungan belasan miliar dari “bea” penjualan lahan para pihak. Padahal pemilik lahan hanya menerima uang ganti rugi pembebasan lahan sebesar Rp1,6 juta per meter.

Sedangkan harga yang dibayarkan Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta kepada pemilik lahan rata-rata sebesar Rp2,7 juta per meter, sehingga total uang yang dibayarkan Dinas Kehutanan sebesar Rp46,5 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara total uang yang diterima pemilik lahan hanya sebesar Rp28,73 miliar. Sehingga uang hasil pembebasan lahan yang diduga dinikmati H. Siran dan komplotannya sebesar Rp17,8 miliar.

Baca Juga :  Menangkan Buronan, Karyawan PT. PRLI Minta 3 Hakim MA Diusut

Hal tersebut diungkapkan saksi Sinang, Omir dan Timah selaku ahli waris tanah di Kelurahan Setu, Jakarta Timur, dalam persidangan kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Kamis 2 Februari 2023 lalu.

“Saya terima hasil penjualan lahan sebesar Rp7,3 miliar di Bank DKI Cabang KS Tubun Jakarta Pusat. Tetapi buku tabungan dan kartu ATM masih dipegang Ibu Linda (terdakwa) karena saya pinjam uang Rp500 ribu dari Pak Siran untuk pembukaan buku tabungan,” ujar Omir dihadapan Majelis Hakim.

Saksi Omir mengakui uang Rp7,3 miliar yang diterimanya belum dipotong untuk pembiayaan lainnya. Omir mengatakan ia melakukan transfer ke rekening Bank KCP Kalimalang milik H Siran Rp3,012 miliar.

“Iya itu memang kesepakatan saya dengan tim Pak Siran. Jadi saya terima bersih Rp4 miliar,” akunya. Akan tetapi Omir mengaku tidak mengetahui secara pasti dana Rp3 miliar yang ada dalam rekening H. Siran untuk siapa. “Saya tidak tahu pak Hakim itu uang milik siapa?,” terang dia.

Baca Juga :  Pengamat: Menanti Keputusan MK Ekstra Ordinary White Crime Kekuasaan

Dalam perkara ini duduk sebagai terdakwa yakni, M. Tri Hadi Tamanyira, Herry Heryawan, Jufri dan Lindah Darlinah yang dijerat dengan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Pasal 5, Pasal 13 jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999.

Sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Sofyan)

Berita Terkait

Menangkan Buronan, Karyawan PT. PRLI Minta 3 Hakim MA Diusut
Terancam PHK Massal, Karyawan PT. Polo Ralph Lauren Indonesia Tolak Putusan MA
Alvin Lim Laporkan Brigjen Wisnu Hermawan Atas Dugaan Kaburnya Bos Investasi
Nitizen Soroti Rumah Presiden PKS Saat Dikunjungi Anies Baswedan
Tak Profesional, Alvin Lim Laporkan Penyidik Dirtipideksus Mabes Polri
LQ Indonesia Law Firm Bakal Gelar Aksi Dengan Korban Net-89 dan Indosurya
Pengamat: Menanti Keputusan MK Ekstra Ordinary White Crime Kekuasaan
Masyarakat Gerbek Markas Judi di Semarang, Alvin Lim: Kemana Polisi?
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 April 2024 - 22:43 WIB

Penyidik Pidsus Kejati DKI Tahan 4 Tersangka Pengelola Dana Dapen PT. BA

Kamis, 18 April 2024 - 23:01 WIB

Disparitas Sidang Korupsi dan Sandal Jepit

Kamis, 18 April 2024 - 15:40 WIB

Agenda Sidang Tak Jelas, Ruang Ali Said PN Jakpus Disesaki Pengunjung

Kamis, 18 April 2024 - 14:17 WIB

Jadwal Sidang Tak Menentu, Pencari Keadilan di PN Jakpus Kecewa

Kamis, 18 April 2024 - 11:13 WIB

Selama 3 Bulan, Kejati Jateng Berhasil Eksekusi 5 DPO Korupsi  

Jumat, 5 April 2024 - 20:51 WIB

Quotient TV Bahas Mafia Tanah, Alvin Lim: Kasus Perdata Berubah Jadi Pidana

Kamis, 4 April 2024 - 16:31 WIB

Pj Walikota Bekasi Raden Gani Jadi Saksi Sengketa Pemilu 2024 di MK

Kamis, 4 April 2024 - 11:58 WIB

Tipikor Kupang Vonis Bebas 4 Terdakwa Pemanfaatan Aset Pemprov NTT

Berita Terbaru

Aksi Karyawan PT. Polo Ralph Lauren Indonesia di Mahkamah Agung

Berita Utama

Menangkan Buronan, Karyawan PT. PRLI Minta 3 Hakim MA Diusut

Selasa, 23 Apr 2024 - 19:07 WIB

Foto: Mochtar Muhamad (M2)

Seputar Bekasi

Eks Walikota Bekasi M2 Masih di Hati Masyarakat Kota Bekasi

Senin, 22 Apr 2024 - 14:43 WIB