Galang Senam Sicita, Disinyalir Camat Pondok Gede Ikut Berpolitik Praktis

- Jurnalis

Selasa, 2 Agustus 2022 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ASN Politik Praktis

Ilustrasi ASN Politik Praktis

BERITA BEKASI – Ramai jadi perbincangan terkait dugaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dengan sengaja memobilisasi para kader Posyandu dan ibu PKK untuk mengikuti Senam Sicita atau “Senam Indonesia Cinta Tanah Air” kembali terjadi di Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Untuk diketahui, senam Sicita merupakan senam yang dipopulerkan Partai Politik PDI Perjuangan (PDIP). Namun, kuat dugaan kegiatan senam Sicita tersebut menjadi ajang kampanye terselubung Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Aliansi Rakyat Bekasi (ARB), Machfudin Latief mengingatkan, para ASN yang dengan sengaja memobilisasi para kader Posyandu dan PKK untuk ikut kegiatan senam Sicita tersebut.

“Anggota saya sudah mempunyai bukti bahwa Camat Pondok Gede sedang melakukan mobilisasi kepada para kader Posyandu dan kader PKK,” kata Latif sapaan akrabnya, Selasa (2/8/2022).

Parahnya lagi, sambung Latif, para peserta senam Sicita yang ikut senam disuruh membawa bendera merah yang notabene itu warna bendera Partai.

“Itu jelas, 5 Juli 2022 surat dengan kop Pemkot Bekasi ditandatangani Camat Pondok Gede, Zainal Abidin yang menyuruh seluruh Lurah untuk menghadirkan para kader Posyandu dan PKK latihan senam Sicita,” ungkapnya.

Dikatakan Latif, bahwa sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sebagai ASN harusnya netral. Sementara Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto adalah Ketua DPC PDIP Kota Bekasi.

Menurut Latif, jika giat senam Sicita tersebut melibatkan semua Parpol maka bisa dimaklumi. Namun nyatanya giat itu hanya dilakukan oleh warga yang diharuskan memakai atribut warna merah yang notabene seperti warna Parpol PDIP.

Kami beranggapan, tambah Latif, bahwa seluruh Camat se-Kota Bekasi disuruh melakukan mobilisasi kepada para kader Posyandu dan PKK untuk melakukan senam Sicita.

“Ini menunjukkan ketidakprofesionalan menyambut Pemilu serentak 2024. Padahal sesuai UU mereka harusnya netral. Kalau sampai hal ini terus terjadi kami akan laporkan ke Badan Kepegawaian Negara,” pungkas Latif. (Hasrul)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB