Soal Rekom Tak Satu Suara, NasDem Bakal Gugat SK Panlih

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2020 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA BEKASI – Belum satu suara soal dua nama Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bekasi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Bekasi, bakal gugat Surat Keputusan (SK) Panitia Pemilihan (Panlih) ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN).

Kepada Matafakta.com, pengurus DPD NasDem, Kabupaten Bekasi, Warja Miharja mengatakan, perbedaan dua nama dari empat Partai pengusung itu, menjadi alasan kuat NasDem melakukan gugatan.

“Koalisi belum ada dua nama yang sama,” tegas Warja, Selasa (10/3/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menggugat SK Panlih ke PTUN, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi ini juga akan walkout saat Paripurna mendatang.

“Kalau dari awal saja aturan sudah ditabrak, pasti selanjutnya akan sama,” jelasnya.

Ditambahkan Sekretaris DPD NasDem Kabupaten Bekasi, Zuli Zulkifli menegaskan, tidak akan berhenti mempersoalkan Panlih calon Wakil Bupati. Sebab, NasDem menganggap semua ini belum memenuhi syarat.

“Kita ketahui itu, dimana empat Partai pengusung yakni Hanura, NasDem, PAN dan Golkar belum menyepakati dua nama yang sama. Kembali kepesoalan itu saja dulu deh,” ungkapnya.

Artinya tambah Zuli, bahwa semua ini belum memenuhi syarat dalam aturan yang seharusnya merujuk dari Surat Keputusan atau SK DPP masing-masing Partai.

“Menjadi sebuah pertanyaan apakah syarat itu sudah berlaku dan dilaksanakan Panlih,” pungkasnya. (Mul)

Berita Terkait :

Nama Marzuki Hilang, Rekom Cawabup Diserahkan ke Bupati Bekasi

Ada Rekom Baru DPP Golkar, Marzuki: Kami Tak Mau Tahu Soal Itu

BeritaEkspres Group

Berita Terkait

Asik Pasca Pemilu, Caleg PSI Kota Bekasi Plesiran ke Bali Bersam PPK dan PPS
Proyek Perumahan Sepatan 1, Menuai Sorotan Publik
Diduga, Oknum Advokat Kondisikan Perkara Bersama Hakim Agung Gazalba Saleh
Kinerja Jeblok, Beberapa Pejabat Esselon II Kota Bekasi Terancam Dimutasi
Gelar Nobar, Pj Walikota Bekasi Apresiasi Timnas U-23 dan Warga Kota Bekasi  
Tata Kelola Buruk, Proyek Pengelola Sampah “PSEL” Kota Bekasi Terancam Gagal  
32 Tahun, Alumni SMP Muhammadiyah Butuh Purworejo Gelar Reuni Akbar
Balitbang Agama Semarang Beberkan Kajia Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:15 WIB

KPU Kabupaten Bekasi Rekrut Pantarlih Pilkada 2024

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:06 WIB

Usai Jadi Korban Pungli, Ratusan Sopir Demo Kantor Dishub Kota Bekasi

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:19 WIB

Kerja 12 Jam Lebih, PT. Armas Logistic Service Langgar UU Ciptaker

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:49 WIB

Abaikan Pengusaha Lokal, FKMPB Minta Dirut RSUD Cibitung Dievaluasi

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:06 WIB

Ngantor Saat Gajian, Oknum TKK Kota Bekasi Pasrah Jika Dipecat

Kamis, 13 Juni 2024 - 09:20 WIB

Trotoar di Perumahan PUP Kabupaten Bekasi Jadi Wisata Para PKL

Rabu, 12 Juni 2024 - 23:38 WIB

PWI Bekasi Raya Kembali Serahkan Bantuan Untuk Keluarga Wartawan

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:04 WIB

Janji Proyek, Duit Ratusan Juta Cuma Jadi Bancakan Oknum Pejabat Kota Bekasi

Berita Terbaru

Kepala Devisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Bekasi, Burani

Seputar Bekasi

KPU Kabupaten Bekasi Rekrut Pantarlih Pilkada 2024

Jumat, 14 Jun 2024 - 20:15 WIB

Aksi Para Sopir dan Pemilik Angkutan di Kantor Dishub Kota Bekasi

Seputar Bekasi

Usai Jadi Korban Pungli, Ratusan Sopir Demo Kantor Dishub Kota Bekasi

Jumat, 14 Jun 2024 - 19:06 WIB