Proyek Perumahan Sepatan 1, Menuai Sorotan Publik

- Jurnalis

Jumat, 10 Mei 2024 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Perumahan Sepatan 1

Proyek Perumahan Sepatan 1

BERITA JAKARTA – Proyek pembangunan perumahan Panorama Sepatan 1 di Tanah Merah, Sepatan, Tangerang, telah menjadi sorotan tajam setelah beredar kabar bahwa proyek ini mengalami kebuntuan serius.

Bagaimana tidak, dalam hal ini meninggalkan banyak pihak dalam keadaan merugi. Informasi yang diperoleh para pengelola unit unit pembangunan yang awalnya antusias dan optimis kini merasa tertipu, karena modal yang telah mereka keluarkan dalam swakelola ini ditengah jalan, banyak kerjaan yang di putus tanpa penyelesaian yang jelas.

“Ini disebabkan kemungkinan manajemen proyek yang buruk dan diduga adanya keterlibatan oknum dalam perusahaan pengembang, PT. Arya Lingga Manik, skandal ini telah menimbulkan kekecewaan yang mendalam di antara para investor dan pihak terkait lainnya,” ujar salah seorang pengelola unit.

Menurut informasi yang berkembang, tata kelola manajemen proyek yang buruk, telah menyebabkan banyak kendala dalam pembangunan, mulai dari keterlambatan pengerjaan bongkar pasang pemborong hingga masalah kualitas konstruksi.

“Bahkan lebih buruk lagi, beberapa pengelola pembangunan yang telah mengeluarkan modal besar-besaran dikhawatirkan tidak akan mendapatkan kembali investasinya, karena pembangunan terhenti dan dihentikan begitu saja secara sepihak. Hingga akhirnya jika ditotalkan kerugian para pengelola mencapai miliaran rupiah,” jelasnya, Jumat (10/5/2024).

Sementara itu, menurut Yana Sam yang juga salah satu pengelola unit, kasus ini menjadi peringatan keras bagi industri properti tentang pentingnya transparansi, integritas dan pengelolaan proyek yang baik.

“Masyarakat pun menuntut agar Pemerintah dan Lembaga terkait turun tangan untuk menyelesaikan kasus ini dengan adil dan memastikan agar para korban mendapatkan keadilan yang layak,” tegasnya.

Ia juga menegaskan, para pengelola pembangunan dan investornya yang terkena dampak telah bersatu untuk menuntut pertanggungjawaban dari pihak terkait.

“Kami menegaskan bahwa tidak akan tinggal diam dalam menghadapi skandal ini, sesuai dengan undang undang akan diadukan kepada pihak berwajib,” tandasnya.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada dari pihak terkait yang melakukan klarifikasi. (Sofyan)

Berita Terkait

Kemnaker dan PT. PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja
Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital
Menolak Gugatan Immateril, Pengadilan Bekasi Menguntungkan PT. BKP
Soal Kasus Tuper, Mustahil Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Sendiri
Pidsus Kejari HSU Tetapkan MT Tersangka Korupsi APBDes Lok Bangkai
KAMAKSI: Rakyat Butuh Lapangan Kerja, Bukan Bioskop di Desa
Soal Warung Suheni, Video Lama Diunggah Kembali Bakar Emosi Publik
Beberapa Anggota Dewan Diperiksa Perkara Korupsi NPCI Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 08:39 WIB

Kemnaker dan PT. PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:08 WIB

Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:55 WIB

Menolak Gugatan Immateril, Pengadilan Bekasi Menguntungkan PT. BKP

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:35 WIB

Soal Kasus Tuper, Mustahil Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Sendiri

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16 WIB

Pidsus Kejari HSU Tetapkan MT Tersangka Korupsi APBDes Lok Bangkai

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB