Gubernur Jatim: Surplus Beras Sampai Agustus 1,5 juta Ton

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2020 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim: Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Jatim: Khofifah Indar Parawansa

BERITA JATIM – Pandemi Covid-19 tidak hanya menimbulkan krisis kesehatan dikalangan masyarakat. Namun, adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran penyakit ini, telah menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang besar.

Untuk menghadapi dampak pandemik ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut melakukan beberapa upaya dalam menjaga ketersediaan pangan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, merebaknya wabah virus Corona atau Covid-19 di seluruh dunia telah memberikan satu kesadaran bahwa ketersediaan dan ketahanan pangan adalah faktor yang paling utama untuk keberlangsungan hidup setiap manusia dan setiap bangsa.

“Dalam menghadapi pandemi ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan langkah-langkah operasional dalam menjaga ketersediaan pangan di Jawa Timur, utamanya pada komoditas beras sebagai komoditas strategis dan dibutuhkan oleh semua masyarakat,” kata Khofifah di kantornya, Jumat (8/5/2020).

Khofifah menambahkan, langkah operasional yang dilakukan untuk pengamanan stok pangan di Provinsi Jawa Timur dilakukan dengan mengoptimalkan seluruh lahan pertanian.

Tujuanya, untuk meningkatkan produksi pangan dengan melakukan percepatan tanam di bulan Mei ini untuk memastikan stok yang dimiliki cukup sampai pada musim tanam berikutnya.

“Selain itu, Provinsi Jawa Timur juga terus melakukan memantauan untuk antisipasi kekeringan dan serangan hama penyakit tumbuhan sehingga produksi tidak terganggu,” sebutnya.

Kemudian langkah berikut dikatakan Khofifah, yakni melakukan efisiensi rantai pemasaran produk pertanian dengan tetap memperhatikan keberpihakan pada petani.

Sebab dengan adanya pemberlakuan PSBB disejumlah Kabupaten berimplikasi pada terhambatnya distribusi dari sentra produksi ke wilayah perkotaan sebagai sentra konsumsi.

“Kita juga libatkan peran serta masyarakat dengan mendorong pemanfaatan lahan pekarangan yang dapat dilakukan oleh warga atau kelompok masyarakat,” bebernya.

Lebih lanjut Khofifah mengungkapkan ketersediaan beras di Povinsi Jawa Timur pada bulan Januari – April 2020 tersedia sebesar 2.899.088 ton dengan kebutuhan konsumsi sebesar 1.414.239 ton, sehingga stok beras masih ada surplus sebesar 1.484.849 ton.

Perkiraan produksi beras pada bulan Mei – Agustus 2020 sebesar 1.474.676 ton dan secara keseluruhan, perkiraan surplus beras dari bulan Januari sampai dengan Agustus 2020 sebesar 1.509.933 ton. “Kita perkirakan sasaran tanam padi bulan Mei dan Juni 2020 seluas 487.884 hektar,” terangnya.

Berdasarkan data produksi BPS, neraca beras nasional surplus jutaan ton sampai Juni 2020. Total stok beras nasional untuk periode April-Juni 2020 ada sekitar 14 juta ton dengan rincian stok akhir bulan Maret 2020 sebanyak 3,45 juta ton dan panen bulan April-Juni 2020 sebanyak 10,56 juta ton.

Persediaan itu melebihi kebutuhan konsumsi beras nasional periode April-Juni 2020 yang totalnya sekitar 7,61 juta ton atau rata-rata 2,5 juta ton per bulan. Artinya, sampai beberapa bulan ke depan Indonesia memiliki surplus beras sekitar 6,4 juta ton. (Usan)

Berita Terkait

Kemnaker–Unsoed Siapkan Akses Kerja bagi Mahasiswa dan Alumni
NTB Raih Tiga Penghargaan Kemendagri, Gubernur: Jangan Berhenti pada Pengakuan
Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi
Darurat Kepemimpinan & Inkompetensi “Candu Birokrasi Kota Sukabumi”
Efisiensi, Simpul Sukabumi Soroti Survei Jalan dan Dugaan Penyimpangan
Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 11:47 WIB

Kemnaker–Unsoed Siapkan Akses Kerja bagi Mahasiswa dan Alumni

Sabtu, 19 September 2026 - 10:51 WIB

NTB Raih Tiga Penghargaan Kemendagri, Gubernur: Jangan Berhenti pada Pengakuan

Jumat, 18 September 2026 - 19:30 WIB

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Jumat, 18 September 2026 - 11:20 WIB

Darurat Kepemimpinan & Inkompetensi “Candu Birokrasi Kota Sukabumi”

Kamis, 17 September 2026 - 16:28 WIB

Efisiensi, Simpul Sukabumi Soroti Survei Jalan dan Dugaan Penyimpangan

Berita Terbaru

Photo: Sosialisasi Program Kemnaker di Unsoed, Purwokerto, Jumat 18 September 2026.

Berita Daerah

Kemnaker–Unsoed Siapkan Akses Kerja bagi Mahasiswa dan Alumni

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:47 WIB

Photo: Mantan Jampidsus Kejagung: Febrie Ardiansyah.

Berita Utama

Benarkah Kejagung Tak Menyita Rumah Pribadi Eks Jampidsus Febrie?

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:42 WIB

Photo: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli

Nasional

Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:41 WIB

Teks Photo: Puluhan PC PMII Saat Mengelar UNRAS Di Depan Kantor DLH Kota Sukabumi

Berita Daerah

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:30 WIB