NTB Raih Tiga Penghargaan Kemendagri, Gubernur: Jangan Berhenti pada Pengakuan

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: NTB meraih Terbaik I Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah, Terbaik II Kategori Akses Pendidikan dan Pelayanan Pendidikan serta Terbaik II Kategori Pengolahan Sampah dan Lingkungan Asri.

Photo: NTB meraih Terbaik I Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah, Terbaik II Kategori Akses Pendidikan dan Pelayanan Pendidikan serta Terbaik II Kategori Pengolahan Sampah dan Lingkungan Asri.

BERITA MATARAM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meraih tiga penghargaan sekaligus dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Indonesia Timur 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kamis, 17 September 2026.

Tiga capaian tersebut datang dari sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat yakni, perumahan, pendidikan dan lingkungan.

NTB meraih Terbaik I Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah, Terbaik II Kategori Akses Pendidikan dan Pelayanan Pendidikan, serta Terbaik II Kategori Pengolahan Sampah dan Lingkungan Asri. Dengan capaian tersebut, Pemprov NTB meraih penghargaan pada tiga dari empat kategori utama yang dinilai.

Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemprov NTB yang bekerja di masing-masing sektor. Namun menurutnya, penghargaan tersebut tidak boleh membuat Pemerintah berhenti pada capaian maupun pengakuan yang diberikan Pemerintah Pusat.

“Tentu kita bersyukur dan berterima kasih atas apresiasi ini. Tetapi bagi saya, ukuran akhirnya tetap pada manfaat yang dirasakan masyarakat. Apakah semakin banyak masyarakat memiliki akses terhadap hunian yang layak, anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang baik dan lingkungan tempat mereka hidup semakin baik,” kata Gubernur Iqbal.

Penilaian Kemendagri didasarkan pada tata kelola kebijakan serta komitmen penganggaran daerah. Pemprov NTB dinilai memiliki arah anggaran yang diprioritaskan untuk sektor-sektor krusial, termasuk perumahan rakyat, pemenuhan hak pendidikan, dan kelestarian lingkungan hidup. Kebijakan tersebut juga dinilai dari pengawalan hingga tahap implementasi di lapangan.

Iqbal mengatakan, konsistensi antara perencanaan, anggaran dan pelaksanaan menjadi penting agar program Pemerintah tidak berhenti sebagai target di atas kertas.

“APBD itu instrumen untuk menyelesaikan persoalan masyarakat. Karena itu yang kita jaga bukan hanya berapa besar anggarannya, tetapi apakah arah kebijakannya tepat dan pelaksanaannya benar-benar sampai kepada masyarakat,” ujar Iqbal.

Menurut Iqbal, tiga penghargaan tersebut juga merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah. Dia meminta capaian itu tidak diperlakukan sebagai titik akhir, tetapi menjadi momentum untuk melihat kembali bagian pelayanan yang masih perlu diperbaiki.

“Penghargaan ini milik teman-teman yang bekerja di lapangan. Tugas berikutnya justru memastikan apa yang sudah baik kita jaga, dan apa yang masih kurang kita perbaiki. Pemerintah harus terus bekerja karena kebutuhan masyarakat juga terus berkembang,” katanya.

Capaian pada tiga sektor tersebut, kata Iqbal, menjadi dorongan bagi Pemprov NTB untuk melanjutkan pembenahan pelayanan dasar. “Fokusnya tetap memastikan kebijakan perumahan, pendidikan dan lingkungan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat NTB,” pungkasnya. (Sofyan)

Berita Terkait

Kemnaker–Unsoed Siapkan Akses Kerja bagi Mahasiswa dan Alumni
Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi
Darurat Kepemimpinan & Inkompetensi “Candu Birokrasi Kota Sukabumi”
Efisiensi, Simpul Sukabumi Soroti Survei Jalan dan Dugaan Penyimpangan
Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 11:47 WIB

Kemnaker–Unsoed Siapkan Akses Kerja bagi Mahasiswa dan Alumni

Sabtu, 19 September 2026 - 10:51 WIB

NTB Raih Tiga Penghargaan Kemendagri, Gubernur: Jangan Berhenti pada Pengakuan

Jumat, 18 September 2026 - 19:30 WIB

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Jumat, 18 September 2026 - 11:20 WIB

Darurat Kepemimpinan & Inkompetensi “Candu Birokrasi Kota Sukabumi”

Kamis, 17 September 2026 - 16:28 WIB

Efisiensi, Simpul Sukabumi Soroti Survei Jalan dan Dugaan Penyimpangan

Berita Terbaru

Photo: Sosialisasi Program Kemnaker di Unsoed, Purwokerto, Jumat 18 September 2026.

Berita Daerah

Kemnaker–Unsoed Siapkan Akses Kerja bagi Mahasiswa dan Alumni

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:47 WIB

Photo: Mantan Jampidsus Kejagung: Febrie Ardiansyah.

Berita Utama

Benarkah Kejagung Tak Menyita Rumah Pribadi Eks Jampidsus Febrie?

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:42 WIB

Photo: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli

Nasional

Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:41 WIB

Teks Photo: Puluhan PC PMII Saat Mengelar UNRAS Di Depan Kantor DLH Kota Sukabumi

Berita Daerah

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:30 WIB