Kejari Kabupaten Bekasi Diapresiasi, BPPK-RI: Kejari Kota Bekasi Kemana?

- Jurnalis

Senin, 4 November 2024 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kantor Kejari Kota Bekasi

Foto: Kantor Kejari Kota Bekasi

BERITA JAKARTA – Penahanan oknum pejabat DPRD sekaligus Ketua Partai berinisial SL, terkait dugaan gratifikasi cukup mengegerkan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa 29 Oktober 2024 lalu.

Hal itu dikatakan Ketua Badan Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (BPPK-RI), Jhonson Purba, SH, MH yang ikut menyoroti perkembangan penegakkan hukum di Bekasi, Jawa Barat.

“Pertama, tentu kita apresiasi kinerja Kejari Kabupaten Bekasi. Kedua ada semangat yang tidak berimbang dengan Kejari tetangganya yakni, Kejari Kota Bekasi,” kata Jhonson kepada Matafakta.com di Jakarta, Senin (4/11/2024).

Sebab, sambung Jhonson, berbagai pemberitaan kasus dugaan korupsi di Kota Bekasi cukup marak namun sayangnya yang terakhir terdengar hanya kasus ekskavator di Dinas Lingkungan Hidup (LH), Kota Bekasi.

“Setelah itu sudah tidak terdengar lagi hanya yang terdengar laporan masuk, tapi belum ada perkembangan lebih lanjut. Sementara dugaan korupsinya luar biasa menghiasi berbagai pemberitaan media,” sindirnya.

Berbeda, lanjut Jhonson, dengan Kejari Kabupaten Bekasi sudah beberapa Kepala Desa (Kades) yang dilakukan penindakan hukum mulai dari kasus tanah, pungli program PTSL dan sebagainya.

“Terbaru yang masih hangat yaitu penahanan oknum pejabat sekaligus Ketua Partai terkait dugaan gratifikasi proyek Pemerintah dengan seorang kontraktor berinisial RS yang sudah lebih dulu ditetapkan tersangka,” ujarnya.

Keadaan itu, tambah Jhonson, harus menjadi perhatian serius dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat dan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI yang saat ini kinerjanya luar biasa mulai mengembalikan kepercayaan masyarakat.

“Harusnya semangat Kejari Kota Bekasi sama dengan Kejari Kabupaten Bekasi yang mengikuti semangat lembaga yang diatasnya. Belum lama Kejati Jabar juga menahan dua tersangka kasus hibah,” pungkas Jhonson. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB