Awal Tamatnya KPK, Pertemuan ‘Tenis’ antara Firli dengan Tuan Guru Bajang

- Jurnalis

Rabu, 12 April 2023 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Feri Amsari

Foto: Feri Amsari

BERITA JAKARTA – Pertemuan beberapa waktu lalu antara Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri dengan Tuan Guru Bajang (TGB) disebut awal mula tamatnya KPK sebagai lembaga yang profesional dan berintegritas.

Aktivis Hukum dari Universitas Andalas, Feri Amsari, menilai tidak selayaknya pimpinan KPK mengadakan pertemuan dengan orang yang sedang berperkara di KPK.

“Saya akan menguraikan kasus yang menghukum beliau. Salah satu kasus itu adalah kasus bermain tenis bersama salah seorang yang sedang berperkara di KPK,” ungkapnya, Rabu (12/4/2023).

Bayangkan, kata Feri, main tenis! Padahal sebagai Deputi Penindakan KPK, beliau harus sadar konsekuensi bermain dengan orang yang perkaranya sedang ditangani oleh KPK.

Hal tersebut kemukankan Feri Amsari pada diskusi publik dengan tema “Eksaminasi Hukum Kasus Formula E, Ikhtiar Mencari Keadilan dan Kebenaran” yang diadakan Universitas Al Azhar Indonesia.

Feri Amsari juga menegaskan, bahwa perbuatan tersebut mencerminkan kurangnya integritas pimpinan KPK, termasuk Firli Bahuri yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK.

“Menurut Undang-Undang KPK, syarat menjadi pimpinan KPK adalah memiliki integritas yang tinggi,” tegasnya.

Pertemuan tersebut semakin menuai kritikan dari masyarakat, terlebih lagi ketika diketahui bahwa TGB sedang berperkara di KPK.

Hal ini menimbulkan keraguan terhadap independensi KPK dalam menangani kasus korupsi di Indonesia.

“Masyarakat menuntut agar KPK menjaga independensinya dan tidak terlibat dalam konflik kepentingan,” pungkasnya. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB