Kecewa, Dua Partai Politik Tinggalkan Plt Walikota Bekasi Tri Adhianto

- Jurnalis

Selasa, 26 April 2022 - 01:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPD PAN Kota Bekasi Jawa Barat

DPD PAN Kota Bekasi Jawa Barat

BERITA BEKASI – Kecewa, DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bekasi menarik dukungannya terhadap Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dan menyatakan sikap tegas akan siap mengkritisi kebijakan Plt. Wali Kota Bekasi tersebut.

Sebelumnya, Ketua DPC PPP Kota Bekasi H. Solihin juga sudah menyatakan sikap tegas dan sudah saatnya PPP Kota Bekasi mengambil posisi jelas dan tegas yakni dengan menjadi mitra kritis bagi Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

“Kita PPP Kota Bekasi akan terus menyoroti kinerja Plt. Wali Kota Bekasi. Sudah saatnya PPP Kota Bekasi menunjukan jati dirinya,” kata H. Sholihin atau biasa disapa Gus Shol ini beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Sekretaris DPD PAN Kota Bekasi, Abdul Muin Hafiedz mengatakan, proses pemilihan AKD yang dilakukan Plt. Wali Kota Bekasi lebih menitikberatkan proporsional yang membuat PAN sebagai mitra utama Koalisi Pepen dan Tri kecewa dengan proses kesepakatan AKD tersebut.

“Artinya gini kita ngak kecewa kebijakan yang dilakuan Plt terkait proporsional AKD. Namun dalam proses atau pemilihannya tidak sesuai harapan kita,” ungkapnya usai acara buka puasa bersama dan santunan yatim piatu di Kantor DPD PAN Kota Bekasi, Senin (25/4/2022).

Selain itu, sambung Abdul Muin, ada pertimbangan dari pada kita masuk semua (Fraksi) berkoalisi. PAN ingin ada perimbangan pemerintahan dengan membuktikan kita keluar dari Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yaitu dari pimpinan Komisi.

“Dengan memposisikan PAN berada di luar koalisi akan berdampak positif bagi masyarakat karena PAN akan mengkontrol kebijakan Pemerintah Kota Bekasi dan PAN tidak ada beban,” jelasnya.

Melihat proses perjalanan Pemerintahan Kota Bekasi dibawah kepemimpinan Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto yang tidak berjalan efektif turut menjadi pertimbangan PAN ingin menjadi oposisi dan bersama masyarakat Kota Bekasi.

“PAN bersama masyarakat mengkontrol kebijakan Pemkot Bekasi yang mandek serta tidak berjalan dalam proses pembangunan. Masih banyak kebijakan-kebijakan yang belum diambil Plt. Padahal kebijakan tersebut sudah disahkan di Paripurna APBD 2022,” pungkasnya. (Hasrul)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB