Pengamat, Bambang Arianto: PKB Bisa Jadi Pemenang Pemilu 2024

- Jurnalis

Minggu, 15 Agustus 2021 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Massa PKB

Ilustrasi Massa PKB

BERITA JAKARTA – Hasil survey Charta Politika Indonesia yang memamparkan hasil surveinya secara daring, Kamis 12 Agustus 2021, menempatkan PDI Perjuangan (PDIP) berada di posisi teratas elektabilitas partai politik dalam menghadapi Pemilu 2024.

Posisi kedua terdapat partai Gerindra dengan torehan elektabilitas sebesar 17,5 persen. Kemudian, disusul Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berada di posisi ketiga dengan elektabilitas sebesar 9,4 persen.

Menanggapi hal itu, pengamat politik dari Institute for Digital Democracy (IDD), Bambang Arianto menilai bahwa hasil survey ini banyak membuat kejutan baru, karena ada PKB yang bisa menempati posisi tiga besar.

Menurut Bambang, bila PKB bisa menjadikan hasil survei ini sebagai bahan evaluasi untuk konsolidasi partai kedepan, bukan tidak mungkin PKB bisa menjadi kuda hitam dalam pemilu 2024 mendatang.

Oleh karena itu, lanjut Bambang, dalam rentang waktu ini PKB harus bisa lebih membumi dengan berbagai aksi nyata yang lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Tentu tidak sulit bagi PKB yang memiliki pemilih loyal dengan basis jamaah Nahdliyin untuk memperkenalkan partai politiknya hingga aras terbawah,” katanya kepada Matafakta.com, Minggu (15/8/2021).

Artinya, sambung Bambang, inilah kesempatan PKB untuk bisa merawat basis pemilih, membangun keharmonisan dan tentunya menghindari sedini mungkin friksi yang terjadi.

Tak lupa, tambah Bambang, PKB harus memaksimalkan sayap politik partai untuk memperkenalkan berbagai figur yang memiliki elektabilitas tinggi dan tentunya dekat dengan rakyat. Termasuk juga fokus menggarap para pemilih di luar Jawa.

“Bila kemudian PKB bisa memanfaatkan sisa waktu ini dengan baik, bisa diyakini PKB pada Pemilu 2024 akan menjadi kuda hitam dan diprediksi bisa menjadi pemenang Pemilu 2024,” pungkasnya. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB