Dipolisikan Pekerja Kafe, CEO PT. RWH Muhammad Dawood Banjir Dukungan

- Jurnalis

Minggu, 8 Agustus 2021 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO PT. Riau Wisata Hati (RWH), Muhammad Dawood

CEO PT. Riau Wisata Hati (RWH), Muhammad Dawood

BERITA PEKANBARU – Sejak dipolisikannya CEO Travel Umroh PT. Riau Wisata Hati (RWH), Muhammad Dawood, pengusaha yang berdomisili di Pekanbaru Riau tersebut banjir doa dan dukungan, baik dari para jama’ah maupun dari sahabat facebookersnya.

Salah satunya datang dari akun facebook pribadi bernama Natur Rahman yang tercatat bekerja di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Pemerintah Daerah (Pemda) Pekanbaru yang memberikan support serta semangat kepada CEO PT. RWH itu.

“Semoga lancar dan dimudahkan, dan yang memfitnah mendapat balasan dari Allah SWT. Aamin,” tulis Natur pada dinding akun facebook pribadi, Muhammad Dawood.

Selain itu, dukungan juga datang dari akun pribadi bernama Zulhendri Marzuki yang berkerja sebagai Design Engineer di SPIE Oil & Gas Services yang mendoakan agar yang memfitnah Mmuhammad Dawood diberikan ganjaran yang setimpal.

“Semoga yang memfitnah diberi ganjaran yang setimpal. Tetap semangat Om Muhammad Dawood. Kebenaran akan menang,” tulisnya

Hal senada juga disampaikan Owner Indonesia Go Green, Agoes Syahputra Liem. Ia memberikan dukungan, doa serta semangat agar CEO PT. RWH Muhammad Dawood selalu dalam lindungan Allah SWT.

“Dari Jepara, kami doakan semoga Bang Dawood selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamien…,” ucap Agoes yang ikut menuliskan komentarnya.

Dukungan juga datang dari jama’ah Travel Umroh PT. RWH asal Palembang, Rudi Indawan yang bersaksi bahwa PT. RWH adalah salah satu Travel Umroh terbaik.

“Demi Allah saya dan keluarga bersaksi bahwa PT. RWH adalah salah satu Travel Biro Bimbingan Haji dan Umroh yang terbaik,” tulisnya.

Itulah beberapa kutipan komentar dari sekian banyak dukungan serta doa yang membajiri dinding akun facebook pribadi CEO Travel Umroh PT. RWH sejak dia dipolisikan terkait peristiwa yang terjadi di Kafe Karambia di Pekanbaru Riau pada 16 Juni 2021.

Sebelumnya, Muhammad Dawood mengungkapkan, di tempat itu ada dua jenis usaha yakni, lantai satu Kafe Karambia yang hanya menyediakan minuman kopi, sementara di lantai duanya ada Bar Angel Wings yang menyediakan minuman beralkhol.

“Jadi jangan disamar-samarkan. Disinilah nampak sekali memang tujuannya, yaitu mau merusak nama saya secara pribadi dan nama baik perusahaan saya PT. RHW,” sesalnya.

Pada 17 Juni 2021, Muhammad Daud dilaporkan ke polisi oleh salah satu pekerja Kafe bernama Juve Martin dengan laporan bahwa pemilik Travel Umrah PT. RWH itu melakukan penganiayaan terhadap dirinya.

Padahal, faktanya, sebagaimana yang terekam dalam CCTV, dia hanya sekali menampar karyawan kafe tersebut karena berperilaku kasar dengan mematikan lampu dan menghardik dirinya dengan kata “anjing”.

“Muhammad Dawood masih manusia biasa. Siapa yang bisa terima atau emosi ketika dikata-katai dengan panggilan kotor seperti itu,” katanya.

Sementara itu, pemilik kafe diam saja mendengar pekerjanya melontarkan kata-kata kotor terhadap tamunya, apalagi kedatangan Muhammad Dawood ke kafe adalah atas undangan kawan dihari ulang tahunnya.

Dia menambahkan, kalau bicara salah atau mencari-cari kesalahan, justru Kafe Karambia yang salah karena sudah melanggar surat edaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) COVID-19, karena tetap beroperasi hingga menjelang pagi hari.

“Ada tempat usaha yang melanggar PPKM COVID-19 tidak ditulis atau diberitakan oleh awak media, cuma kasus saya aja yang terus digoreng-goreng dan diviralkan melalui beberapa media online serta akun pribadi di medsos,” imbuhnya.

Dia pun menduga, ada oknum menerima setoran dari pihak Kafe Karambia dan Bar Angel Wings, karena yang lain pada tutup usaha. Sementara, mereka bisa bebas buka usaha atau beroperasi dengan mengangkangi SK Gubernur Riau.

“Disinilah biang penyebaran wabah Covid-19 akibat terjadinya pelanggaran Covid-19. Walikota Pekanbaru sebagai Ketua Satgas Covid-19 diduga melanggar SK Gubernur Riau. Ingat kedatangan pak Presiden ke Pekanbaru, karena angka Covid-19 tertinggi,” pungkasnya. (Indra)

Berita Terkait

Darurat Kepemimpinan & Inkompetensi “Candu Birokrasi Kota Sukabumi”
Efisiensi, Simpul Sukabumi Soroti Survei Jalan dan Dugaan Penyimpangan
Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:20 WIB

Darurat Kepemimpinan & Inkompetensi “Candu Birokrasi Kota Sukabumi”

Kamis, 17 September 2026 - 16:28 WIB

Efisiensi, Simpul Sukabumi Soroti Survei Jalan dan Dugaan Penyimpangan

Selasa, 15 September 2026 - 09:10 WIB

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Berita Terbaru