Karyawan PT. BKP Akui Muncul Asap Hitam dan Tak Memiliki Papan Nama Perusahaan

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 04:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: PT. Bina Karya Prima (PT. BKP)

Photo: PT. Bina Karya Prima (PT. BKP)

BERITA JAKARTA – Asap hitam pekat sisa proses pembuatan minyak goreng terlihat jelas keluar dari pipa cerobong PT. Bina Karya Prima (PT. BKP) di Jalan Semarang Blok A6 No. 4 Kawan Berikat Nusantara (KBN), Marunda Cilincing, Jakarta Pusat.

Fakta tersebut berdasarkan hasil pengamatan Matafakta.com dilingkungan pabrik penghasil minyak goreng, Minggu 7 Juni 2026.

Menurut keterangan sumber di PT. BKP mengakui soal adanya asap hitam yang keluar dari cerobong dimaksud.

“Benar ada asap hitam yang keluar dari cerobong di tempat saya bekerja,” ucap sumber.

Namun sumber tidak mengetahui secara pasti apakah dari sisa pembakaran yang menggunakan batubara atau hal lain.

“Setahu saya memang ada batubara di PT. BKP, tapi saya tidak tahu pasti penyebabnya sampai muncul asap hitam,” ucap pria yang bekerja di bidang penyaringan minyak.

Tetapi sumber dengan tegas mengatakan bahwa memang ada asap hitam setiap PT. BKP melakukan operasional perusahaan.

Diungkapkannya bahwa operasional PT. BKP di KBN Marunda Cilincing Jakut khusus untuk pengolahan minyak goreng Tropical.

Sedangkan PT. BKP di Kawasan Kaliabang Tengah Bekasi Utara memproduksi sabun mandi, margarin dan minyak.

Lebih miris lagi PT. BKP di KBN Marunda Cilincing diketahu tidak ada memasang papan nama perusahaan lazimnya perusahaan bonafit lainnya.

“Memang tidak ada papan nama perusahaan,” tutup sumber yang tidak bersedia namanya disebutkan ini.

Sebelumnya, PT. BKP di Kawasan RT004 RW04, Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi, cerobong asap sebuah pabrik mengeluarkan asap hitam setiap harinya. Hal itu menimbulkan pencemaran udara bagi warga sekitar.

Seorang warga sekitar pabrik tersebut juga mengkhawatirkan pencemaran dari asap hitam pabrik yang memproduksi minyak goreng dan sabun serta lainnya itu.

“Bisa saja menimbulkan beberapa penyakit,” ujar lelaki warga asli Kaliabang itu.

Namun hingga berita ini diturunkan media masih berusaha meminta tanggapan dari pihak PT. BKP Marunda Cilincing Jakarta Utara. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB