BERITA JAKARTA – Asap hitam pekat sisa proses pembuatan minyak goreng terlihat jelas keluar dari pipa cerobong PT. Bina Karya Prima (PT. BKP) di Jalan Semarang Blok A6 No. 4 Kawan Berikat Nusantara (KBN), Marunda Cilincing, Jakarta Pusat.
Fakta tersebut berdasarkan hasil pengamatan Matafakta.com dilingkungan pabrik penghasil minyak goreng, Minggu 7 Juni 2026.
Menurut keterangan sumber di PT. BKP mengakui soal adanya asap hitam yang keluar dari cerobong dimaksud.
“Benar ada asap hitam yang keluar dari cerobong di tempat saya bekerja,” ucap sumber.
Namun sumber tidak mengetahui secara pasti apakah dari sisa pembakaran yang menggunakan batubara atau hal lain.
“Setahu saya memang ada batubara di PT. BKP, tapi saya tidak tahu pasti penyebabnya sampai muncul asap hitam,” ucap pria yang bekerja di bidang penyaringan minyak.
Tetapi sumber dengan tegas mengatakan bahwa memang ada asap hitam setiap PT. BKP melakukan operasional perusahaan.
Diungkapkannya bahwa operasional PT. BKP di KBN Marunda Cilincing Jakut khusus untuk pengolahan minyak goreng Tropical.
Sedangkan PT. BKP di Kawasan Kaliabang Tengah Bekasi Utara memproduksi sabun mandi, margarin dan minyak.
Lebih miris lagi PT. BKP di KBN Marunda Cilincing diketahu tidak ada memasang papan nama perusahaan lazimnya perusahaan bonafit lainnya.
“Memang tidak ada papan nama perusahaan,” tutup sumber yang tidak bersedia namanya disebutkan ini.
Sebelumnya, PT. BKP di Kawasan RT004 RW04, Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi, cerobong asap sebuah pabrik mengeluarkan asap hitam setiap harinya. Hal itu menimbulkan pencemaran udara bagi warga sekitar.
Seorang warga sekitar pabrik tersebut juga mengkhawatirkan pencemaran dari asap hitam pabrik yang memproduksi minyak goreng dan sabun serta lainnya itu.
“Bisa saja menimbulkan beberapa penyakit,” ujar lelaki warga asli Kaliabang itu.
Namun hingga berita ini diturunkan media masih berusaha meminta tanggapan dari pihak PT. BKP Marunda Cilincing Jakarta Utara. (Sofyan)






