Kejari Kota Sukabumi Hitung Kerugian Negara Retribusi Tempat Wisata

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Photo: Kepala Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi Ade Hermawan

Teks Photo: Kepala Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi Ade Hermawan

BERITA SUKABUMI – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi, Ade Hermawan saat ini masih melakukan penghitungan kerugian Negara atas kasus dugaan tindak pidana korupsi retribusi tempat wisata dibawah naungan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Parawisata (Disporapar) Kota Sukabumi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Sukabumi, Ade Hermawan seusai melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap dihalaman Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Cikole.

“Ya, saat ini penyidik Kejari Kota Sukabumi masih melakukan penghitungan kerugian keuangan Negara, termasuk juga belasan saksi-saksi masih kita periksa,” kata Ade, Senin (13/10/2025).

Dia juga menyampaikan bahwa ada belasan saksi sudah dilakukan pemeriksaan, termasuk Kepala Dinas (Kadis) Kepemudaan, Olahraga dan Parawisata (Disporapar) Kota Sukabumi.

“Saya sampaikan untuk kasus penyidikan itu, dugaan penyalahgunaan dalam retribusi tempat wisata terdapat adanya indikasi Perbuatan Melawan Hukum, ada indikasi kerugian keuangan Negara,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Ade, saat ini penyidik Kejari Kota Sukabumi sedang bekerja untuk mengumpulkan alat bukti agar membuat terang suatu perbuatan tindak pidana dan menentukan tersangka. Nah, setelah itu cukup. Secepatnya akan menetapkan tersangka.

Sedangkan, tambah Ade, dugaan dari perbuatan mereka ini ialah menggelapkan uang retribusi yang tidak disetorkan semuanya. Untuk nominal kerugan sekitar ratusan juta rupiah, tapi masih dalam hitungan resmi.

“Meski kita belum menetapkan tersangka atas kasus ini. Namun, penyidik saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi-saksi dan akan menghitung secara resmi jumlah kerugian keuangan Negara,” pungkasnya. (Eka Lesmana)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB