Duh…!!!, Pasca Penggeledahan Jampidsus Dua Panser Terparkir di Kejagung

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panser TNI Terparkir Diarea Kejaksaan Agung

Panser TNI Terparkir Diarea Kejaksaan Agung

BERITA JAKARTA – Pasca kabar gagalnya penggeledahan dikediaman Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febri Ardiansyah oleh Penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis 31 Juli 2025 lalu jadi sorotan.

Pasalnya, saat ini terpantau di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) Jakarta Selatan dua kendaraan perang milik TNI terparkir.

Panser itu, berada diarea dalam pelataran parkir kendaraan pejabat Kejagung. Meski demikian belum diketahui secara pasti untuk apa maksud dan tujuan Panser berada disana?

Sebelumnya, Kejagung memberikan respons terkait kabar mengenai adanya upaya penggeledahan kediaman Jampidsus, Febrie Adriansyah oleh polisi pada Kamis 31 Juli 2025.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna mengatakan, bahwa Kejaksaan tidak menerima laporan terkait adanya penggeledahan tersebut.

“Sumbernya dari mana? Sumbernya harus jelas. Sampai hari ini tidak ada penggeledahan itu,” kata Anang.

Sementara, terkait penebalan personel TNI dirumah Jampidsus, Anang mengatakan, hal tersebut merupakan bagian dari pengamanan biasa yang telah disepakati dalam nota kesepahaman antara TNI dan Kejagung.

Bahkan, lanjut dia, pengamanan juga telah tertuang dalam Perpres Nomor: 66 Tahun 2025, tentang Pelindungan Negara terhadap Jaksa. Pada Pasal 4, diatur pemberian pelindungan Negara kepada Jaksa dan Kejaksaan oleh Polri dan TNI.

“Pak Febrie ini, kan, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus yang menangani perkara-perkara korupsi. Anda tahu lah, pasti pengamanan dari dulu sudah ada di TNI,” ujarnya.

Sebagai informasi, media sosial diramaikan dengan adanya pemberitaan dari salah satu media yang menyebut bahwa ada upaya penggeledahan dirumah Jampidsus Febrie Adriansyah.

Namun upaya penggeledahan yang dilakukan pada Kamis 31 Juli 2025 tersebut, gagal lantaran ada banyaknya personel TNI yang berjaga. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB