Hari Ini, Aksi KPK dan Mendagri, Besok PMII Gelar Aksi di Pemkot Bekasi

- Jurnalis

Selasa, 12 September 2023 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Aksi Demontrasi PMII Kota Bekasi

Foto: Ilustrasi Aksi Demontrasi PMII Kota Bekasi

BERITA BEKASI – Berbagai aksi dari kelompok masyarakat terus mewarnai dikepemimpinan, Tri Adhianto Tjahyono mulai sejak menjabat sebagai Plt Walikota Bekasi hingga dirinya dilantik sebagai Walikota Bekasi definitive yang berakhir pada 20 September 2023 mendatang.

Belum selesai “Seruan Aksi” di Gedung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jakarta, sekarang beredar undangan dari Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (PK PMII Ubhara Jaya) Cabang Kota Bekasi, Selasa (12/9/2023).

Seruan aksi tersebut, Rabu 13 September 2023 Pukul 11.00 WIB sampai selesai dengan titik aksi di Gedung Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang menuntut Tim Panitia Pelaksana (Pansel) untuk transparansi terkait pemilihan Ketua Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Daerah.

Selain itu, seruan aksi juga mendesak Daftar Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) untuk mentransparansikan dana hibah tahun 2021-2022 dan menuntut Walikota Bekasi Tri Adhianto mengevaluasi SK KPAID 2023-2028 yang diduga Tim Pansel tidak indenpenden.

Sebelumnya, Rabu 30 Agustus 2023, Walikota Bekasi, Tri Adhianto telah melantik Pengurus KPAID Kota Bekasi Periode 2023-2028, dilapangan Plaza Pemkot Bekasi. Tri berpesan agar semangat kolaborasi dalam upaya perlindungan anak dapat dijalankan secara maksimal.

Diketahui, pemilihan Pengurus KPAID Kota Bekasi masa bhakti 2023-2028 dipersoalkan aktivis mahasiswa mulai dari tudingan soal dugaan kongkalikong sampai politik uang menyeruak ke public yang disampaikan Ketua PC PMII Kota Bekasi, Yusril Nager.

Menurut Yusril, banyak kejanggalan dalam pemilihan Pengurus KPAID Kota Bekasi seperti adanya dugaan salah satu pengurus yang berdomisili di Kabupaten Bekasi dan dugaan bau aliran uang senilai Rp800 juta.

“KPAID Kota Bekasi di Tahun 2023 ini semakin aneh. Orang Kabupaten Bekasi bisa menjadi pengurus di Kota Bekasi. Lucunya, dia yang menseleksi dia pula yang menjadi pengurus,” pungkas Yusril. (Indra)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB