Ini Tanggapan Partai Gerindra Soal PKB Tinggalkan Koalisi Indonesia Maju

- Jurnalis

Sabtu, 2 September 2023 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Harian Partai Gerindra, Prof. Sufmi Dasco Ahmad

Foto: Ketua Harian Partai Gerindra, Prof. Sufmi Dasco Ahmad

BERITA JAKARTA – Menyikapi dinamika perpolitikan saat ini, Ketua Harian Partai Gerindra, Prof. Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan sebagaimana diketahui bersama, bahwa pada 13 Agustus 2023, Partai Gerindra dan PKB telah menerima Partai Golkar dan PAN yang memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai calon Presiden 2024.

Bahwa dalam prakteknya, kerjasama politik antara Partai Gerindra dan PKB belum ada yang berubah, terutama dalam hal penentuan Capres dan Cawapres. Karena baik Partai Golkar maupun PAN menyerahkan pemilihan Wapres sepenuhnya kepada Prabowo Subianto.

“Penamaan Koalisi Indonesia Maju terjadi spontan pada perayaan HUT PAN, Selasa 29 Agustus 2023 di Hotel Sultan, karena Pak Prabowo melihat ada penambahan dua Partai dalam koalisi yaitu PAN dan Golkar serta PBB,” terangnya.

Sehingga, sambungnya, diberi nama Koalisi Indonesia Maju setelah sebelumnya Prabowo secara singkat memberitahu dan meminta persetujuan nama Koalisi Indonesia Maju kepada Airlangga serta Zulkifli Hasan, Yusril Ihza Mahendra juga kepada Muhaimin yang datang agak sedikit terlambat.

“Saat itu, Muhaimin tidak menyatakan keberatannya atas pemberian nama Koalisi Indonesia Maju oleh Pak Prabowo yang mengacu bahwa semua partai koalisi adalah bagian dari Kabinet Indonesia Maju yang sama-sama bertujuan melanjutkan program Jokowi, sehingga pemilihan nama itu langsung diumumkan saat kata sambutan dari Pak Prabowo,” jelasnya.

Selanjutnya, bahwa pemberian nama Koalisi Indonesia Maju bukan berarti membubarkan kerjasama politik antara Gerindra dan PKB, serta menghilangkan hak PKB, karena sejatinya perubahan nama itu bertujuan menyolidkan 4 partai yang berkoalisi.

“Bahkan dalam pidatonya pak Prabowo meyampaikan soal Cawapres akan dibicarakan bersama dengan cara musyawarah mufakat serta secara khusus akan dibicarakan bersama pak Muhaimin,” ungkapnya.

“Kami selama ini tidak pernah menanggapi pernyataan elite PKB maupun Muhaimin selaku Ketua Umum PKB yang merasa tak pernah diberitahu tentang nama koalisi yang baru, atau kemudian menganggap KKIR dibubarkan, karena ada nama koalisi yang baru, semata untuk menjaga soliditas koalisi,” tambahnya.

Namun secara tegas kami menyatakan bahwa Partai Gerindra tidak pernah akan melanggar perjanjian yang telah tertulis antara Gerindra dan PKB serta kami tidak akan pernah menghianati dan meninggalkan kawan seperjuangan.

Dengan dinamika yang terjadi serta terhadap keputusan yang telah diambil oleh PKB, sehingga otomatis menyebabkan kerjasama politik Partai Gerindra dan PKB berakhir atau koalisi KKIR menjadi bubar dengan sendirinya.

“Pada prinsipnya kami menghormati, mengucapkan selamat berjuang, serta mengajak untuk bersama-sama menjaga iklim Pemilu yang akan datang dengan sejuk dan damai, agar Pemilu 2024 berlangsung aman dan lancer,” pungkasnya. (Dhendi)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB