Aparat Diminta Bongkar Praktek Perpanjang Kontrak Kerja Dengan Menjual Diri

- Jurnalis

Kamis, 4 Mei 2023 - 00:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

BERITA BEKASI – Tampaknya nasib para buruh wanita di Indonesia semakin berat, bukan hanya persoalan kontrak kerja, kesejahteraan maupun upah yang dinilai masih pas-pasan, tapi juga harus menjual diri untuk tetap bertahan bekerja agar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.

Viral sebuah setatus yang ditulis akun Miduk17 “Jhon Sitorus” yang menyebut bahwa ada oknum atasan perusahaan diarea Cikarang yang mengisyaratkan harus “Staycation” bersama karyawati agar mendapatkan perpanjangan kontrak kerja yang membuat kehebohan khususnya di Bekasi.

Tak plak, status yang ditulis “Jhon Sitorus” tersebut seakan membuka tabir kegelapan yang ternyata sudah lama terjadi namun tidak satupun karyawati yang mengalami hal tersebut mau membuka diri dengan berbagai alasan seperti malu membongkar aib sendiri dan takut kehilangan pekerjaan.

Kaitan hal tersebut, Matafakta.com mencoba menghubungi atau berkomunikasi dengan beberapa pekerja pabrik atau perusahaan yang sudah cukup lama melang melintang di dunia perburuhan dan pernah bekerja dibeberapa kawasan pabrik, termasuk kawasan pabrik di Bekasi.

“Wah……kalau kabar seperti itu sebenarnya sudah lama, tapi baru sekarang hebohnya. Bukan hanya Staycation malah ada yang dikawini kontrak oleh pekerja asing di pabrik itu. Beberapa bulan ganti lagi,” ucap sumber yang tidak bersedia namanya disebutkan, Kamis (4/5/2023).

Dilanjutkan sumber, ada teman kerabatnya yang bekerja di sebuah perusahaan di Kawasan Jababeka Kabupaten Bekasi yang sudah mengabdi selama 8 tahun tiba-tiba diputus hubungan kerjanya oleh perusahaan dengan berbagai macam alasan, karena sebelumnya sempat menolak ketika mau diajak berkencan.

“Kejadiannya baru setahunan lah. Itupun yang bersangkutan nyaris tidak dapat pesangon sampai sempat membawa pengacara atau meminta bantuan hukum mendatangi perusahaannya. Tapi perusahaan membatah tuduhan itu yang akhirnya pesangonya diberikan juga tapi berapanya saya kurang tahu,” ungkapnya.

Untuk itu, sumber pun berharap agar sisih gelap nasib dari para pekerja wanita ini bisa diungkap ke publik agar para pekerja wanita ini tidak terus menjadi bulan-bulanan dijadikan budak seks oleh oknum-oknum yang memiliki pengaruh besar di sebuah perusahaan dimana tempatnya bekerja.

“Kabar yang viral ini benar – benar terjadi tinggal bagaimana aparat penegak hukum bisa menyelidiki atau membongkar pratik-pratik yang tidak bermoral atau tidak memiliki prikemanusiaan ini, sehingga nasib pekerja wanita tidak semakin berat untuk bisa bertahan hidup,” pungkasnya. (Mul)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB