Jambi Mengkwatirkan, CEO Berita Ekspres Group: Ini Butuh Perhatian Kapolri

- Jurnalis

Jumat, 14 April 2023 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:CEO Berita Ekspres Group, Indra Sukma

Foto:CEO Berita Ekspres Group, Indra Sukma

BERITA JAMBI – CEO Ekspres Media Group mendesak Polda Jambi segera menangkap pelaku kekerasan terhadap dua journalist Wahyu Pranoto dari Portalberita.com dan Dedi Rezeki Hasian Siregar dari Bidikberita.com saat melakukan tugas peliputan, Kamis (11/4/2023) malam.

“Sebelumnya juga terjadi tindak kekerasan terhadap journalist di Muarojambi dan sekarang terjadi lagi aksi kekerasan terhadap dua journalist,” kata CEO Ekspres Media Group, Indra Sukma kepada Matafakta.com di Bekasi, Jumat (14/4/2023).

Sebagai putra daerah asli Jambi, Indra mengatakan, mengamati perkembangan informasi melalui berbagai pemberitaan wilayah Jambi sudah sangat mengkwatirkan mulai dari maraknya usaha illegal, narkotika dan kekerasan terhadap journalist.

“Seperti jalur Pelabuhan tikus yang diduga milik bos besar Jhoni dan Hadi Tan yang namanya cukup nyohor di wilayah Perairan Tungkal dan Tanjung Jabung Barat, tempat masuknya barang illegal sampai sekarang belum ada perkembangannya,” jelas Indra.

Begitu juga, sambung Indra, terkait sosok Mr. T alias Tikuy yang diduga sebagai bandar narkotika yang namanya juga cukup tersohor di Jambi bahkan dibeberapa media fotonya sering terpampang namun hingga kini juga belum ada perkembangan lebih lanjut.

“Termasuk maraknya lokasi atau gudang pengempul BBM illegal di Jambi yang berimbas kepada tindakkan kekerasan terhadap dua journalist Wahyu Pranoto dan Dedi Rezeki Hasian Siregar yang mencoba mengungkap kegiatan illegal tersebut,” ujarnya.

Untuk itu, tambah Indra, sebagai putra daerah asal Jambi berharap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus kepada para jajaran pejabat Kepolisian yang bertugas di Jambi untuk melaksanakan tugasnya sesuai harapan masyarakat Jambi.

“Kalau Kapolri hanya diam tidak menyikapi perkembangan, maka keadaan di Jambi akan makin mengkwatirkan seperti tidak ada polisi. Polda Jambi segera tangkap pelaku kekerasan terhadap journalist. Salam Polri Presisi,” pungkas Indra.

Sebelumnya diberitakan, usai kasus pemukulan journalist di Muarojambi, kini terjadi lagi dua orang insan media yang mengalami kejadian tragis saat sedang melaksanakan tugas jurnalistiknya dilapangan.

Kedua wartawan tersebut, berasal dari Media Online Wahyu Pranoto dari Portalberita.com dan Dedi Rezeki Hasian Siregar dari Bidikberita.com serta satu orang, Anri Suyadi dari LSM Lembaga Pemantau Penyelenggara Pemerintahan (LP3 NKRI).

Kedua korban mengatakan, mereka sedang menjalankan tugas liputan disalah satu gudang minyak yang beraktivitas mencurigai dengan banyaknya kendaraan mobil tangki minyak “merah putih” yang keluar masuk kedalam gudang tersebut.

Naas, saat mereka mencoba mengambil gambar kegiatan truk tangki tersebut kedua awak media bersama satu orang dari salah satu LSM terlibat cekcok mulut dengan penjaga gudang dan rombongan anak buahnya hingga terjadi aksi kekerasan.

Tidak sampai disitu, penjaga gudang dan beberapa anak buahnya mencekik Dedi dan terjadi pengeroyokan hingga pemukulan. Melihat keadaan tersebut, Wahyu mencoba melerai pertikaian tetapi ikut dikeroyok bersama dengan Dedi.

Kondisi Wahyu sangat memprihatinkan, dalam keadaan pingsan dibawa ke dalam ruangan. Sementara Dedi dan Anri dipaksa untuk menghapus gambar dan video yang disertai dengan ancaman hendak dibunuh jika tidak dihapus.

Keluar dari gudang minyak, mereka langsung menuju Polda Jambi dan membuat laporan polisi bernomor: STPL/112/IV/2023/SPTK/POLDA JAMBI atas nama Wahyu Pranoto dan ditandatangani Kompol Tumiran. (Mul).

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB