UNBAJA dan LPPM STIE Dwimulya Gelar Pendampingan Literasi Keuangan Digital

- Jurnalis

Senin, 6 Maret 2023 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNBAJA dan LPPM STIE Dwimulya Gelar Pendampingan Literasi Keuangan

UNBAJA dan LPPM STIE Dwimulya Gelar Pendampingan Literasi Keuangan

BERITA SERANG – Program Studi Kewirausahaan Universitas Banten Jaya (Unbaja) dan LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dwimulya mengelar kolaborasi pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pendampingan Literasi Keuangan Digital Bagi UMKM Digital” di Kelurahan Tembong Kota Serang, Provinsi Banten, (5/3/2023).

Kegiatan ini melibatkan berbagai pegiat komunitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Tembong Kota Serang.

“Dalam kegiatan ini juga diberikan materi terkait cara penyusunan laporan keuangan dan penguatan aspek pemasaran digital bagi komunitas UMKM,” jelas Sev Rahmiyanti, SE, M.Ak selaku Dosen Prodi Kewirausahaan Unbaja.

Pasalnya, kata Sev Rahmiyanti era digitalisasi saat ini memaksa UMKM untuk bisa beradaptasi dengan berbagai aplikasi digital, sebab tanpa beradaptasi dengan digital maka akan sulit bagi UMKM untuk bisa berkembang dan naik kelas.

Dalam pendampingan ini ditekankan juga penguasaan terhadap layanan keuangan digital, tata kelola penyusunan laporan keuangan dan pemasaran digital seperti pemanfaatan media sosial bagi UMKM.

“Dengan demikian, bekal keahlian yang diperoleh dari pendampingan ini bisa digunakan untuk pengembangan UMKM, baik itu untuk pembiayaan keuangan digital maupun pemasaran digital,” terangnya.

Kendati demikian, lanjut Sev Rahmiyanti, kegiatan juga menekankan pada penguatan literasi keuangan digital bagi pegiat UMKM agar para pegiat UMKM tidak salah dalam menggunakan berbagai layanan keuangan digital.

Sebab hingga saat ini masih banyak ditemui pegiat UMKM Digital yang salah dalam menggunakan berbagai layanan keuangan digital, sehingga pada akhirnya terjerat pada pinjaman online ilegal.

“Bila salah memilih layanan keuangan digital tentu berdampak buruk bagi kemajuan unit usahanya,” imbuh Sev Rahmiyanti.

Kita ketahui, tambahnya, bahwa UMKM itu merupakan fundamental utama perekonomian Indonesia. Oleh sebab diperlukan berbagai program pemberdayaan bagi UMKM agar bisa terus bertumbuh dan berkembang.

“Sehingga pada akhirnya bisa berkontribusi nyata bagi penguatan ekonomi daerah di Provinsi Banten,” pungkas Sev Rahmiyanti. (Indra)

Berita Terkait

Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum
Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:56 WIB

Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Berita Terbaru