Pengembang Bandel, Nico: Kita Dorong Uji Petik Fasos Fasum Perumahan Galaxy

- Jurnalis

Kamis, 16 Februari 2023 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Nicodemus Godjang

Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Nicodemus Godjang

BERITA BEKASI – Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Nicodemus Godjang mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menindak tegas pengembang yang bandel karena belum menyerahkan lahan fasos-fasumnya kepada Pemerintah Daerah.

Hal itu diutarakan Nico sapaan akrabnya usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pengembang Perumahan Galaxy, diruang Komisi I DPRD Kota Bekasi, Kamis (16/2/2023).

Nico menyebut, pengembang Perumahan Galaxy adalah salah satu contoh pengembang yang ‘bandel’, karena belum juga menyerahkan lahan fasilitas social/umum (fasos fasum)-nya.

“Galaxy hanya salah satu contoh saja pengembang perumahan yang ‘bandel’. Tapi bukan Galaxy saja, banyak Perumahan yang bandel, seperti Perumahan Taman Djuanda dan Kemang Residen di Bekasi Timur,” tegasnya.

Alhamdulillah, Perumahan Taman Djuanda dan Kemang Residence sudah diserahkan sepihak, sehingga fasos fasumnya bisa dikuasai Pemerintah yang selama ini dikuasai oleh oknum,” tambah Nico.

Dikatakan Nico, belum lama ini sudah melakukan kunjungan ke lokasi lahan fasos fasum di Perumahan Galaxy di Bekasi Selatan.

Warga meminta, sambung Nico, dirinya untuk mengusulkan perbaikan saluran air, namun setelah di cek lahan fasos fasumnya belum diserahkan dan masih milik pengembang.

“Padahal dari tahun 1997 mereka membangun, sudah membangun puluhan tahun itu. Makanya tadi dalam rapat saya minta tidak usah lama-lama kalau hanya wacana,” tegasnya.

Langkah selanjutnya, kata Nico, dia akan mendorong Komisi I DPRD Kota Bekasi untuk melakukan uji petik terkait lahan fasos fasum yang belum di serahkan pihak pengembang Perumahan Galaxy.

“Kita bakal uji petik, minggu depan kita akan minta datanya, kita akan uji sampling Perumahan yang bandel. Kasihan warga dan kita berpotensi kehilangan aset yang menjadi potensi kita untuk dijadikan lahan penghijauan ataupun taman bermain,” pungkas Nico. (Edo)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB