Camat Hanif Tanggapi Dugaan Anggaran Fiktif LPM Desa Karanghaur Kabupaten Bekasi

Ket. Foto: Camat Pebayuran: Hanif

BERITA BEKASI – Camat Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Hanif, dinilai tak berdaya untuk memperbaiki kinerja jajaran aparatur Desa Karanghaur dalam pengelolaan dana Anggaran Desa.

Pasalnya, Desa Karanghaur dinilai memang perlu memperbaiki lagi kinerjanya khususnya dalam mengalokasian Dana Desa (DD) seperti anggaran pembinaan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang diduga fiktif.

Penilaian itu, disampaikan Camat Pebayuran, Hanif saat dimintai tanggapan terkait pemberitaan anggaran pembinaan LPM Desa Karanghaur yang saat ini dipimpin Kepala Desa (Kades), Juhendi melalui whatsapp.

Hanif mengakui sudah langsung mengkroscek data yang diberitakan Matafakta.com berjudul “Anggaran Pembinaan LPM Disinyalir Jadi Bancakan Kades Karanghaur Pebayuran” yang tayank Selasa 10 Januari 2023.

“Saya sudah mengkroscek ke kantor Desa Karanghaur dan memang benar dibawah data yang dipertanyakan itu ada rincian-rincian seperti honor Amil dan honor Linmas juga lainnya dan sudah diberikan,” terang Hanif, Jumat (13/1/2023).

Untuk diketahui, berdasarkan keterangan sumber bahwa dirinya hanya menerima honor sebesar Rp200.000 per bulan untuk 9 orang anggota LPM dan tidak dilibatkan dalam hal apapun oleh pihak Desa Karanghaur.

“Saya hanya merima honorn saja bang, selebihnya LPM tidak dilibatkan dalam hal apapun,” ucap sumber yang tidak mau disebutkan namanya kepada Matafakta.com, Selasa 10 Januari 2023 kemarin.

Sementara, berdasarkan data yang berhasil dihimpun pada tahun 2019, Desa Karanghaur mengganggarkan untuk anggran yang berjudul pembinaan Anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat atau LPM Desa Karanghaur sebesar Rp321.123.000.

Jika dikalkulasikan pertahun 2019, Desa Karanghaur hanya mengeluarkan anggaran untuk anggaran yang berjudul pembinaan LPM Desa Karanghaur sebersar Rp21.000.000 dan tidak disebutkan honor Amil dan honor Linmas.

Hal ini yang mengundang banyak pertanyaan dikalangan anggota LPM dan masyarakat Desa Karanghaur, terkait sisa anggaran sebesar Rp300 juta untuk anggaran yang berjudul pembinaan LPM Desa Karanghaur tersebut.

“Ya, kalau kita kan sesuai judul anggarannya aja. Disitukan jelas anggaran pembinaan LPM Desa Karanghaur dan disana tidak disebut bahwa anggaran Rp321.123.000 itu, termasuk honor Amil dan honor Linmas,” pungkas sumber. (Aris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *