Anggaran Pembinaan LPM Disinyalir Jadi Bancakan Kades Karanghaur Pebayuran

- Jurnalis

Selasa, 10 Januari 2023 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kades Karanghaur Pebayuran Kabupaten Bekasi

Kantor Kades Karanghaur Pebayuran Kabupaten Bekasi

BERITA BEKASI – Anggaran Pembinaan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Tahun Anggaran 2019, diduga jadi bancakan Kepala Desa (Kades) Karanghaur, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Pasalnya, berdasarkan pengakuan dari salah satu anggota LPM di Desa tersebut, pada tahun 2019 pihak Pemerintah Desa (Pemdes), tidak pernah melibatkan LPM dikegiatan Bimbingan Teknis (Bintek) maupun kegiatan sejenisnya.

“Kami hanya menerima honor saja perbulan Rp200.000, pengurus LPM semuanya ada 9 orang, selebihnya kami tidak pernah dilibatkan dalam hal apapun oleh Kades,” katanya kepada Matafakta.com, sambil meminta tidak disebutkan identitasnya, Selasa (10/1/2023).

Sedangkan berdasarkan data, pada anggaran 2019, Desa Karanghaur, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, menganggarkan untuk pembinaan LPM sebesar Rp321.123.000. Artinya, jika dikalkulasikan anggaran 2019, Desa Karanghaur hanya mengeluarkan Rp21.000.000 untuk LPM.

“Dengan beredarnya data diatas akhirnya kini, menimbulkan tandatanya dari kalangan Pengurus LPM maupun masyarakat Desa Karanghaur, tetang pengeluaran anggaran sebesar Rp300.000.000 tersebut.

Saat dikonfirmasi di kantornya, Kades Karanghaur, Juhendi, membantah sambil mengatakan, bahwa sebenarnya anggaran yang dimaksud tersebut, bukan hanya untuk pembinaan dan gaji LPM, tapi juga ada gaji Amil dan Linmas.

“Itu bukan untuk pembinaan dan gaji LPM saja, aslinya disitu untuk gaji Amil dan Linmas, saya pastikan bahwa data itu salah. Kalau mau ditulis ya silahkan, tulis aja,” pungkas Kades. (Aris)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB