Calon Ketua RW05 Desa Karang Satria “Petahana” Tuntut Panitia Konsisten

- Jurnalis

Minggu, 8 Januari 2023 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto: Musyawarah Warga RW05, Desa Karang Satria, Tambun Utara

Ket. Foto: Musyawarah Warga RW05, Desa Karang Satria, Tambun Utara

BERITA BEKASI – Pemilihan Bakal Calon (Balon) Ketua RW05, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Nurdin, kecewa dengan sikap Ketua Panitia Pemilihan Ketua RW05, Desa Karang Satria, Zakaria yang tidak konsisten dengan aturan yang telah disepakati bersama.

“Jadi, dengan tidak konsistennya Ketua Panitia dengan aturan yang telah disepakati bersama, sehingga terkesan ada konflik atau tidak tercapainya kesepakatn musyawarah,” kata Nurdin kepada Matafakta.com, Sabtu (8/1/2023) malam.

Padahal, sambung Nurdin, sesuai kesepakatan bersama, kedua bakal calon Ketua RW05, Desa Karang Satria, mestinya sudah gugur dengan sendirinya tanpa ada lagi perdebatan. Namun yang terjadi saat pertemuan terakhir, Ketua Panitia justru malah memancing polemik, sehingga terkesan konflik.

“Saya bingung apanya yang konflik atau tidak tercapai kesepakatan semua sudah berjalan sesuai aturan yang sudah disepakati bersama. Kelau begini justru Panitia Prmilihan yang menciptakan konflik, karena ketidaktegasannya,” jelas Nurdin.

Coba kalau Panitia, sambung Nurdin, menjalankan aturan sesuai kesepakatan bersama sudah selesai, karena kewenangannya untuk mendiskualifikasi para calon yang tidak mengikuti aturan atau mekanisme yang telah disepakati bersama.

“Ada calon yang belum menyerahkan berkas sampai lewat batas waktu yang ditentukan Panitia. Termasuk ada juga calon yang ijazah pendidikannya tidak sesuai dengan legalitas atau ketentuan yang terkonfirmasi yang diduga bermasalah,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Nurdin, dirinya selaku calon dari Petahana meminta ketegasan dari Ketua Panitia Pemilihan Ketua RW05 untuk menjalankan aturan atau mekanisme yang sudah disepakati bersama, sehingga tidak menimbulkan konflik antar warga yang bisa menimbulkan perpecahan.

“Kalau saya selaku calon dari Petahana hanya satu minta tegakkan aturan dan jalankan sesuai mekanisme yang sudah disepakati bersama. Panitia harus memiliki tanggungjawab dan ketegasan. Tidak menutup kemungkinan saya akan menempuh jalur hukum, jika sudah menyinggung harga diri saya,” pungkasnya. (Edo)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB