Aroma “Konflik of Interest” Dibalik Pohon Bakau Distamhut DKI Jakarta

Konflik of Interest Dibalik Pohon Bakau Distamhut DKI Jakarta

BERITA JAKARTA – Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) Provinsi DKI Jakarta, memastikan ribuan pohon bakau yang ditaman di Hutan Mangrove Blok Elang Laut, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat 28 Oktober 2022, berasal dari Distamhut sendiri.

“Benar pak. Pohon bakau itu berasal dari instansi kami (Distamhut),” terang pegawai Distamhut DKI Jakarta, bidang Kehutanan saat dikonfirmasi soal acara bakti sosial antara Distamhut dan Kejati DKI, Selasa (8/11/2022).

Menurut dia, bibit pohon bakau berjenis rhizophora yang ditanam Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta, Reda Manthovani berserta para peserta lainnya yang berusia 8 bulan dan dengan tinggi pohon sekitar 1 meter.

“Pohon yang ditanam itu berusia 8 bulan dengan tinggi pohon sekitar satu meter,” jelasnya dalam memberikan keterangan.

Seperti publik telah mengetahui, acara amal bakti tersebut disinyalir merupakan bentuk modus lawas guna menjalin “soliditas” antara pihak beperkara dengan Aparat Penegak Hukum (APH).

Dalam sambutannya, di Hutan Mangrove Blok Elang Laut, Kajati Reda Manthovani mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk mengingat dan mengenang para pahlawan pemuda-pemuda pada peristiwa ditanggal 28 Oktober 1928 yaitu Kongres Pemuda II yang menjadi momen pembacaan ikrar Sumpah Pemuda.

“Kegiatan hari ini adalah untuk mengingat dan mengenang para pahlawan pemuda-pemuda pada peristiwa ditanggal 28 Oktober 1928 yaitu Kongres Pemuda II yang menjadi momen pembacaan ikrar Sumpah Pemuda,” kata Kajati DKI Jakarta, Reda Manthovani dalam sambutannya.

Namun acara serenomial dimaksud patut diduga sarat akan kepentingan. Sebab disaat bersamaan Jaksa Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati DKI masih mengusut dugaan rasuah di instansi Distamhut, terkait perkara pembebasan lahan di Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, tahun 2018.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI, Nurcahyo Jungkung Madyo memastikan pihaknya hingga kini masih melakukan pemeriksaan kepada tersangka maupun saksi-saksi dalam perkara pembebasan lahan di Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, tahun 2018.

“Kami masih tetap melakukan pemeriksaan para tersangka maupun saksi-saksi. Dan tidak akan lagi akan memasuki tahap pemberkasan. Nanti saya kabari,” ujarnya saat dikonfirmasi mengenai dugaan rasuah Distamhut, Senin (7/11/2022) kemarin.

Mirisnya lagi, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsitawati berserta jajaran turut hadir dan melakukan penanaman pohon bakau tersebut.

Selain itu menurut sumber pihak Kejaksaan, kabarnya Suzi Marsitawati pun pernah diperiksa oleh penyidik Pidsus Kejati DKI Jakarta sebagai saksi dalam dugaan rasuah dimaksud. (Sofyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *