Kang Suli Da’im: Warga Muhammadiyah Jangan Alergi Politik

- Jurnalis

Minggu, 30 Oktober 2022 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Muhammadiyah Jangan Alergi Politik

Warga Muhammadiyah Jangan Alergi Politik

BERITA PONOROGO – Warga Muhammadiyah dihimbau untuk tidak alergi politik dan wajib melek politik. Harapan tersebut disampaikan H. Suli Da’im selaku Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, saat menghadiri Safari Baitul Arqom Majelis Pendidikan Kader Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bungkal, Minggu (30/10/2022).

Menurut Kang Suli sapaan akrab H. Suli Da’im, jika pimpinan dan warga persyarikatan Muhammadiyah abai dengan dinamika politik, maka jangan heran apabila mereka yang masuk dalam pusaran politik.

“Dan kekuasaan tidak memerhatikan kepentingan Muhammadiyah,” ungkap Kang Suli.

Selain itu, Kang Suli juga memaparkan bahwa pada konteks itulah Muhammadiyah penting menjadikan politik sebagai amal usaha baru setelah sukses di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial.

“Pertanyaannya, dari mana keinginan mewujudkan politik sebagai amal usaha harus memulai? Jawabnya, sebagai langkah awal penting dirintis penyelenggaraan sekolah politik sebagaimana yang sudah dimulai LHKP PWM Jatim untuk mendidik kader-kader Muhammadiyah,” paparnya.

Lebih lanjut Kang Suli menegaskan bahwa kader-kader tersebut dapat disiapkan untuk mengisi berbagai posisi di eksekutif dan legislatif.

“Dorongan mewujudkan amal usaha politik pernah diutarakan almarhum Bahtiar Effendy. Menurut beliau, menjadikan politik sebagai amal usaha penting karena sepanjang era reformasi, Muhammadiyah belum sukses menempatkan kader-kader terbaiknya di lembaga eksekutif dan legislatif,” tandasnya.

Acara dihadiri oleh Majelis, Lembaga Ortom dan PCM se-Kecamatan Bungkal, Ketua PDM Ponorogo, H. Muh. Syafrudin dan jajaran MPK serta diikuti PCM Ngrayun Barat dan Ngrayun Timur. (Muh Nurcholis)

Berita Terkait

Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum
Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:56 WIB

Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Berita Terbaru