OP Tanjung Priok Tandatangani SOP Serta MoU Dengan Pihak Terkait

OP Tanjung Priok Tandatangani SOP Serta MoU Pihak Lain

BERITA JAKARTA – Untuk meningkatkan penggunaan dan pelayanan kedatangan kapal melalui Single Submission (SSM) Pengangkut di Pelabuhan Tanjung Priok, Prosedur (SOP) Pelayanan Kedatangan Kapal Melalui Single Submission (SSM) Pengangkut di Pelabuhan Tanjung Priok serta Pernyataan Bersama Penerapan Mandatory SSM Pengangkut di Pelabuhan Tanjung Priok, ditandatangani bersama, Selasa (25/10/2022).

Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Capt. Wisnu Handoko mengatakan, dalam sambutannya, sesuai Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2020, tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional yang berlangsung di Auditorium Lt. 9 Gedung Cabang PT. Pelindo (Persero) Regional 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Selain itu, berdasarkan keputusan Bersama Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Kepala Staff Kepresidenan tentang Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2021–2022,” terangnya.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Hendrik Ginting mengatakan, menyambut baik SSM Pengangkut yang merupakan upaya Pemerintah dalam melakukan kolaborasi layanan kepelabuhan antara Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan (Bea Cukai) dan Kementerian Hukum dan HAM (Imigrasi).

“Untuk mengurangi inefisiensi proses pengajuan serta repetisi dan duplikasi pada proses penyampaian data kedatangan kapal di Pelabuhan dan Amanat Instruksi Presiden No. 5 tahun 2020, tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional yang bertujuan untuk memperbaiki iklim investasi dan meningkatkan daya saing perekonomian nasional,” ujarnya.

Dalam hal tersebut, lanjut Capt. Hendrik, Kementerian Perhubungan bertanggung jawab dalam mengintegrasikan sistem perizinan dan layanan ekspor impor dan logistik di lingkungan kerja Kementerian Perhubungan dengan sistem ekosistem logistik nasional melalui Indonesia Nasional Single Window (INSW).

Selain itu, tambah Capt. Hendrik, juga melakukan penataan tata ruang kepelabuhanan serta jalur distribusi barang dengan melakukan integrasi antara aplikasi Inaportnet dengan portal INSW melalu aplikasi SSM Pengangkut.

“Kegiatan ini, adalah sebagai wujud nyata pemantapan komitmen bersama serta terjalin sinergi dan kolaborasi bersama antar Kementerian atau Lembaga yang terlibat untuk meningkatkan efektifitas pelayanan di Pelabuhan yang berdampak pada penurunan biaya logistik dan peningkatan investasi untuk Indonesia,” tandasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh instansi dan stake holder yang terkait dengan pelaksanaan SSM Pengangkut, yaitu, Lembaga National Single Window (LNSW), Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Hubla, Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok.

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Type A Tanjung Priok, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Priok dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok, PT. Pelindo (Persero) Regional 2 Tanjung Priok, DPC INSA JAYA, DPW ISAA DKI Jakarta. (Dewi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *