Persikasi dan Dejan FC Lolos Fase B Maju Ke 8 Besar

Prescon Dejan FC Dengan Media Officer Panitia Pelaksana Liga 3 Seri 1 Jawa Barat

BERITA BEKASI – Laga lanjutan Liga 3 Seri 1 Jawa Barat sekaligus menutup fase Grup B yang mempertandingkan Persikasi Kabupaten Bekasi dengan Dejan FC Depok di Stadion Wibawamukti, Kelurahan Serta Jaya, Kecamatan Cikarang Timur, Jawa Barat.

Dimana pertandingan antara kedua tim berjalan tanpa goal dengan hasil imbang, Persikasi dan Dejan FC dipastikan lolos di fase Grup B dan berhasil maju ke 8 besar Liga 3 Seri 1 Jawa Barat, dengan masing-masing berhasil mengantongi 8 poin, disusul Bandung United dan Cimahi Putra dengan poin 5 serta Persigar yang harus puas tanpa poin.

Proses pertandingan dibabak pertama, kedua tim sama-sama bermain ngotot dengan beberapa kesempatan dan peluang yang terjadi di babak pertama. Namun hingga wasit memutuskan berakhirnya babak pertama sekor tidak berubah 0-0.

Dibabak kedua, Persikasi dan Dejan FC tetap memutuskan untuk bermain menyerang. Akan tetap kuatnya pertahanan dari kedua tim dan peluang yang diciptakan harus gagal membuahkan goal. Al-hasil sampai wasit meniup peluit tanda selesainya pertandingan skor kacamata (0-0) tidak berubah.

Kepada awak media, Kepala Pelatih Persikasi yang diwakili Asisten Pelatih Maryanto mengatakan, bahwa pertandingan hari ini memutuskan untuk merombak abis pemain agar dapat memberikan kesempatan bagi pemain lain.

“Di babak pertama memang kami terbawa alur pemain lawan dan sangat terdikte oleh lawan. Namun kami evaluasi di babak kedua agar lebih bermain agresif, ada beberapa peluang berhasil diciptakan, namun tidak membuahkan goal,” kata Maryanto saat prescon dengan Media Officer Panitia Pelaksana Liga 3 Seri 1 Jawa Barat dihadapan puluhan awak media, Minggu (2/10/2022).

Dalam pertandingan melawan Dejan FC, kata Maryanto sengaja merombak pemain dan mencandangkan beberapa pemain utama, hal tersebut dilakukan agar memberikan kesempatan untuk pemain lain.

“Tentunya dengan kami merombak beberapa pemain agar lebih waspada terhadap kondisi pemain dan salah satunya juga memberikan kesempatan untuk pemain lain. Tapi tidak mengurangi agresivitas pemain saat bertanding,” terang dia.

Untuk persiapan di 8 besar, dijeda waktu Persikasi akan melakukan pemulihan terhadap beberap pemain yang mengalami cedera ringan, sedangkan bagi yang ceder berat itu menjadi catatan khusus. Intinya 8 besar Persikasi siap dan berjuan secara maksimal.

“Bahwa kita akan melakukan evaluasi lebih baik lagi, kami meminta seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi untuk terus mendukung Persikasi, ayo sama -sama berjuang kami dari Pemain dan Pelatih akan berjuang semaksimal mungkin demi sama-sama memajukan Persepakbolaan Kabupaten Bekasi,” tegasnya.

Sementara, manager Dejan FC, Edy Jainudin mengatakan, pertandingan hari ini berjalan dengan baik bahkan beberapa peluang yang diciptakan pemain yang terjadi di babak pertama maupun di babak kedua. Akan tetapi keberuntungan untuk terciptanya goal tidak terjadi sampai berakhirnya pertandingan.

“Hari ini permainan sangat bagus dari kedua tim, walau tanpa goal. Walau sudah lolos tapi kami ingin memberikan yang terbaik, akan tetapi goal tidak tercipta sampai akhir pertandingan,” kata Edy.

Walau lolos di fase Grup, Edy mengaku tidak puas atas hasil imbang melawan Persikasi. Kendati demikian dirinya tetap memberikan apresiasi terhadap para pemain yang sudah bekerja keras di pertandingan ini.

“Sebenarnya kami kurang puas dengan pertandingan tadi, karena kami minta ada goal, cuman apa boleh buat belum ada hasil untuk goal tercipta,” kata dia.

Untuk persiapan di 8 besar, Edy mengaku bahwa itu sudah dipersiapkan setelah peluang lolos di Fase Grup B didapatkan, salah satunya mengistirahatkan sementara pemain utamanya agar nanti laga 8 besar digelar mereka sudah siap.

“Untuk 8 besar kami insyallah sudah siap dan tadi kami sudah simpan pemain inti kami untuk 8 besar yang cedera dan akumulasi kartu diistirahatkan juga,” pungkasnya. (Hasrul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *