KWIB Minta Mabes Polri Tarik Kasus Kekerasan Jurnalis di Karawang

- Jurnalis

Jumat, 30 September 2022 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Koalisi Wartawan Indonesia Bersatoe, Kamis (29/9/2022).

Aksi Koalisi Wartawan Indonesia Bersatoe, Kamis (29/9/2022).

BERITA BEKASI – Selain mengunjungi Kemendagri “Koalisi Wartawan Indonesia Bersatoe” juga mendatangi Mabes Polri yang diterima Divisi Humas Mabes Polri, AKBP. Rina Karmila Sari yang mengatakan, akan mendalami kasus kekerasan dan persekusi terhadap dua orang jurnalis Karawang, Jawa Barat.

“Disini kami meyakini, bahwa Polres Karawang diduga tidak menjalankan fungsinya. Sebab sudah ditetapkan tiga orang tersangka, namun oknum pejabat berinsial AA yang diduga sebagai otak pelaku sampai detik ini belum juga ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Tim Advokat Koalisi Wartawan Indonesia Bersatoe, Daniel, Jumat (30/9/2022).

Sementara, Richard Wiliam sebagai pengacara GAPTA menambahkan bahwa kasus tersebut sangat janggal, karena ada dua laporan dengan pasal yang berbeda. Untuk itu, pihaknya meminta kasus penganiayaan ini ditarik ke Mabes Polri, karena pihaknya sudah tidak percaya lagi dengan penanganan kasus di Polres Karawang dan Polda Jawa Barat (Jabar).

“Mabes Polri telah menerima usulan dari perwakilan Aksi Demo dan akan memberikan SP2HP dalam dua hari, maka akan kami tunggu saja Senin depan atau paling lambat satu Minggu, biarkan Mabes Polri bekerja secara transparansi dan profesional,” jelas Richard.

Bayangkan, tambah Richard, Polres Karawang baru melakukan penetapan tersangka terhadap tiga orang pelaku kasus penganiayaan tersebut, namun otak dari kejadian tersebut hingga saat ini masih bebas menghirup udara segar tanpa sedikitpun sanksi, terutama dari Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana selaku pimpinan.

“Sekali lagi, kami meminta kasus penganiayaan ini ditarik ke Mabes Polri, karena kami sudah tidak percaya lagi dengan penanganan kasus di Polres Karawang maupun Polda Jabar. Kami akan menunggu sikap Mabes Polri selanjutnya,” pungkas Richard.

Pantauan dilokasi aksi yang tergabung diantaranya, KWRI, AWDI, KOWAPPI, FWJ Indonesia, AWPI, IWO, MOI, Sekber Wartawan Indonesia (SWI), FORJUMIS, P2B, FWBB, KPJI, Satria Muda, Lintas Sulawesi, LCKI, PWNI, Gapta, Akrindo, Kongres Advokat Indonesia (KAI), Peradi DPC Jakarta Timur, APPI, GWI dan LP3K-RI. (Hasrul)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB