DPRD Kabupaten Bekasi Dukung Presiden Jokowi Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi

- Jurnalis

Minggu, 28 Agustus 2022 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Soleman

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Soleman

BERITA BEKASI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi menerima aspirasi dari masyarakat yang berprofesi sebagai buruh, petani, pedagang, nelayan dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), terkait kenaikan harga BBM bersubsidi. Pasalnya, kenaikan tersebut akan menimbulkan gejolak sosial.

Kepada Matafakta.com, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Soleman mengatakan, kenaikkan harga BBM bersubsidi dipastikan akan memberi efek domino, terhadap kenaikan ongkos transportasi dan harga kebutuhan pokok. Apalagi, masyarakat sedang memperbaiki ekonomi pasca Pandemi Covid-19.

“Berdasarkan aspirasi masyarakat dan rekomendasi Rakerwil PDI Perjuangan, 26 Agustus 2022, Kabupaten Bekasi menyatakan mendukung Presiden Jokowi untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi,” ujar Soleman, Sabtu (27/8/2022).

Pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi ini juga menyampaikan, naiknya harga BBM akan sangat dikhawatirkan terjadinya harga kebutuhan pokok melambung, lantaran biaya produksi yang mengalami kenaikan.

“Walaupun masyarakat tidak mau tahu soal anggaran subsidi membebani APBN. Tetapi masyarakat hanya menginginkan harga BBM tidak naik,” terangnya.

Soleman menambahkan, akan sangat mendukung Presiden Joko Widodo untuk tidak menaikkan harga BBM. Sehingga, tidak akan ada lagi kekhawatiran harga kebutuhan pokok akan melambung naik.

“Tentunya kita mendukung Bapak Presiden Jokowi untuk tidak menaikkan harga BBM Subsidi. Karena kalau sampai naik, itu menjadi beban rakyat,” pungkasnya. (Hasrul)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB