Mahasiswa Ampera Gelar Aksi Unjuk Rasa di Gedung KPK

- Jurnalis

Jumat, 22 April 2022 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Ampera

Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Ampera

BERITA JAKARTA – Mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Ampera) melakukan aksi orasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (22/4/2022) siang tadi.

Aksi mahasiswa, menuntut KPK untuk mengawasi dan menindak lanjuti masalah korupsi atau gratifikasi peralihan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang terjadi di Kabupaten Tanah Tumbu, Kalimantan Selatan pada 2011 lalu.

Meski sempat terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dengan aparat yang telah berjaga sejak pagi di depan Gedung KPK namun aksi masih tetap berlangsung.

Kepada awak media, Koordinator Aksi, Martin Timoti mengungkapkan, agar tuntutan mahasiswa kepada KPK yang menyeret mantan Bupati Mardani H. Maming untuk segera ditindak lanjuti.

Kami meminta, tegas Martin, KPK bekerja secara profesional dan transparan. Kasus sudah jelas, maka tindakan pun harus jelas.

“Ampera melihat ada hal yang tidak sehat dalam pengusutan kasus peralihan izin ini. Kalau benar, kenapa harus mangkir?,” sindir Martin merespons sikap mangkir Mardani H. Maming.

Sebelumnya, mantan Bupati Tanah Bumbu, Mardani H. Maming mencuat saat mangkir dari panggilan sebagai saksi.

“Panggilan yang dilayangkan Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu merupakan panggilan ke-tiga dan beliau juga tidak hadir. Hal ini menjadi dasar pegerakan yang dilakukan Ampera,” imbuhnya.

Martin menambahkan, hal ini tidak logis ketika eks Kepala Dinas ESDM yang kini menjadi terdakwa hanya berperan secara tunggal.

“Bagaimana mungkin wewenang Kepala Dinas lebih tinggi dari pada Bupati, tentu tidak,” kata Martin.

Aksi ini mendorong semangat bagi setiap penegak hukum untuk tidak perlu takut dalam meneggakkan keadilan. Apapun identitas dan apapun jabatannya di negara ini.

“Jika terbukti melakukan tindakan korupsi, maka sudah sewajarnya bertanggung jawab secara hukum dan transparan tampa pandang buluh,” ujarnya.

Pada saat akhir aksi orasinya Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Ampera) mempertanyakan kepada peserta.

“Jika benar bapak Mardani H Maming melakukan korupsi apa yang harus dilakukan,” tegas Martin lagi yang kemudian direspons dengan sorak sorai “Tangkap!!”.

Usai melakukan aksi serta orasi di depan KPK, para mahasiswa akhirny membubarkan diri dengan tertib. (Steve)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB