Merawat Kenangan Lagu Balada “Franky & Jane Sahilatua

- Jurnalis

Senin, 28 Maret 2022 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merawat Kenangan Lagu Balada “Franky & Jane Sahilatua

Merawat Kenangan Lagu Balada “Franky & Jane Sahilatua

BERITA JAKARTA – Komunitas penggemar lagu balada Franky & Jane Sahilatua menggelar acara Merawat Kenangan Lagu-lagu Franky & Jane Sahilatua di Hotel Bintang Wisata Mandiri Jalan Raden Saleh Raya No. 16, Jakarta Pusat, Minggu (22/3/2022).

Acara jumpa fans itu dihadiri Herwantiningrum istri almarhum Franky Sahilatua dan lebih dari 50 orang penggemar musik balada.

Sejumlah lagu yang sempat hit seperti Bis Kota, Lelaki dan Rembulan dan Musim Bunga dinyanyikan secara bergantian oleh para penggemar musik balada tersebut.

Franky Hubert Sahilatua lahir di Surabaya 16 Agustus 1953 anak dari tujuh bersaudara. Ia mulai tertarik pada dunia musik ketika melihat penampilan Leo Kristi dan Gombloh yang tergabung grup Lemon Trees tahun 1970.

Nama Franky dikenal publik sejak paruh kedua dekade 1970-an, ketika dia berduet bersama adiknya, Jane Sahilatua, dengan nama Franky dan Jane. Duet ini sempat menghasilkan lima belas album, semuanya di bawah Jackson Record.

Ditahun itu, tak seorang pun menduga duet kakak-beradik ini bakal sukses. Kala itu, musik balada yang diusung mereka tak sedang jadi tren.

Masyarakat lebih gandrung dengan musik rock menghentak model Deep Purple atau Led Zeppelin, dangdut-nya Rhoma Irama atau pop manis LCLR Prambors.

Lirik lagu karya Franky pada masa awal Franky dan Jane cenderung pada seputar keindahan alam seperti lagu Musim Bunga dan Kepada Angin dan Burung-Burung.

Franky gemar pula bercerita mengenai kehidupan orang sehari-hari, seperti Perjalanan atau Bis Kota.

Pada akhir acara Herwantiningrum istri almarhum Franky kepada komunitas penggemar Franky & Jane mengucapkan terima kasih. “Terima kasih, karena kalian maka lagu Franky & Jane akan tetap ada,” pungkasnya. (Edo)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB