Terbukti Menguasai Sajam Anggota Ormas Dituntut 1 Tahun Penjara

Gedung PN Jakpus

BERITA JAKARTA – Sungguh beruntung Tri Wahyu Firmansyah alias Wahyu, terdakwa kepemilikan senjata tajam cuma dituntut pidana selama 1 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Dalam surat tuntutannya, JPU menyatakan, Wahyu terbukti bersalah tanpa hak memiliki, membawa, menguasai serta menggunakan senjata tajam.

“Menyatakan bahwa terdakwa Tri Wahyu Firmansyah alias Wahyu terbukti bersalah tanpa hak memiliki, membawa, menguasai serta menggunakan senjata tajam sesuai Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951,” ucap JPU, Rabu (23/3/2022) sore.

Dalam persidangan yang berlangsung secara daring, Kuasa Hukum terdakwa Wahyu hanya menyampaikan pembelaan secara lisan. Meski demikian JPU tetap pada tuntutannya. “Kami tetap pada tuntutan yang Mulia,” ucap JPU.

Diketahui, Wahyu bersama rekan-rekannya dari ormas tertentu ditangkap saat menggelar orasi di depan pagar Gedung DPR RI di Jalan Gatot Subroto Jakarta Pusat, terkait ucapan pembubaran Ormas salah seorang Anggota DPR RI pada 25 November 2021.

Sebanyak 21 anggota Pemuda Pancasila tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka yang dibagi dalam dua klaster yakni, kepemilikan senjata tajam dan pengeroyokan.

Sebanyak 15 anggota Pemuda Pancasila masuk klaster tersangka kepemilikan senjata tajam. Sedangkan 6 anggota lainnya masuk klaster tersangka pengeroyokan Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karosekali. (Sofyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *