BERITA BEKASI – Pendukung Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi yang sah hasil SK DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Ade Pusputasari, meradang dibukanya kembali segel pintu Kantor Gedung lama DPD Partai Golkar Kota Bekasi yang masih menjadi objek sengketa.
Pintu segel itu dibuka kubu Nofel Saleh Hilabi yang mengklaim sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi atas seizin Andi Salim yang mengklaim sebagai pemilik Gedung lama Kantor DPD Partai Golkar Kota Bekasi yang berada di Jalan Jend, Ahmad Yani tersebut.
Dibukanya Gedung Kantor lama DPD Partai Golkar Kota Bekasi sediakanya akan dijadikan sebagai Posko pemenangan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Erlangga Hartarto yang bakal maju menjadi Presiden 2024 mendatang.
Kedatangan kubu Ade Puspitasari saat pendukung Nofel Saleh Hilabi berada di dalam Gedung tengah beristirahat dan makan siang, sehingga keributan pun terjadi di dalam Gedung antara kubu Ade Puspitasari dengan kubu Nofel Saleh Hilabi.
Pendukung Ade Puspitasari yang menyambangi diantaranya, Ikhsan Jamil, Monel, Dariyanto, Faizal, Rusman Fadillah, Zainul Miftah dan lain – lain yang memprotes keras soal dibukanya kembali Gedung DPD Partai Golkar yang dinilai mereka masih dalam sengketa hukum.
“Status perkara Gedung Kantor lama Partai Golkar Kota Bekasi inikan masih belum selesai proses hukumnya jadi hargai kami juga untuk tidak menggunakan Gedung ini,” tegas Dariyanto, Kamis (17/2/2022) dilokasi.
Terlebih lagi, kata Dariyanto, baliho raksasa Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi yang sah SK DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Ade Puspitasari yang terpasang di depan Gedung ditutup baliho raksasa Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.
Dariyanto menyayangkan sikap kubu Nofel Saleh Hilabi yang dimotori Makhrul Falak dan kawan kawannya tanpa berkordinasi terlebih dulu kalau memang tujuannya untuk kebersamaan memenangkan Airlangga Hartarto menjadi Presiden RI di 2024 nanti.
”Kan ngak harus baliho yang ada foto Ketua DPD Ade Puspitasari ditutup. Sebagai kader Golkar Dariyanto tentu mendukung langkah Partai Golkar Kota Bekasi untuk memenangkan Ketum Airlangga Hartarto menjadi Presiden RI di tahun 2024,” pungkasnya. (Edo)






