Bangun Sinergi, Didit dan Tubis Komandoi Pokja Wartawan Metro Bekasi

Pokja Wartawan Metro Bekasi

BERITA BEKASI – Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Polres Metro Bekasi pada Jumat 21 Januari 2022 kemarin.

Pemilihan yang berlangsung di Gedung Promoter Polres Metro Bekasi ini dilakukan secara aklamasi, mengingat hanya ada satu kandidat yang mendaftarkan diri sebagai calon Ketua yakni Didit Junaidi.

Usai mengkukuhkan Pokja Polres Metro Bekasi, Gidion mengatakan, sangat mengapresiasi terbentuknya Pokja Wartawan ini, sehingga antara wartawan dan kepolisian bisa belajar berorganisasi secara bersama-sama agar kedepannya bisa lebih baik dan terstruktur.

“Apresiasi saya, selamat bekerja untuk teman-teman Pokja Wartawan. Sinergitas kedepan harus lebih baik, kemudian lebih terstruktur,” ujar Gidion kepada Beritaekspres.com, Senin (24/1/2022)

Menurutnya, dengan adanya Pokja Wartawan ini bisa menjadi penyalur informasi kepada masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Kalau melihat sistem roda, rodanya sudah mulai bergerak, organisasi ke wartawan ada, kemudian organisasi kami (kepolisian) juga ada, jadi dua roda itu berjalan seiringan, saya rasa akan lebih baik, demi menyalurkan informasi yang konstruktif dan edukatif,” tuturnya.

Ditempat yang sama, didampingi Rahmat Lubis Majid akrab disapa Tubis sebagai Wakil Ketua menuturkan Pokja Polres Metro Bekasi ini harus menjadi wadah atau rumah bagi wartawan elektronik, cetak, maupun online. Tentunya, di dalam kepengurusan Pokja ini dirinya akan mengakomodir seluruh wartawan

“Saya akan mengakomodir seluruh wartawan, baik elektronik, cetak, maupun online. Karena Pokja ini rumah bagi seluruh wartawan,” ucapnya.

Dirinya berharap, pihak kepolisian bisa memberikan informasi secara gamblang kepada para wartawan mengenai kejadian yang terjadi di Kabupaten Bekasi, tidak lagi menutup-nutupi, agar informasi yang disampaikan tidak opini.

Pasalnya, tambah Tubis, selama ini wartawan masih kesulitan mendapatkan informasi maupun wawancara dari pihak kepolisian setiap ada kejadian.

“Tidak bisa dipungkiri, sebelumnya kita masih kesulitan mendapat informasi maupun wawancara saat ada kejadian. Saya berharap kedepannya, persoalan-persoalan seperti itu tidak ada lagi,” pungkasnya. (Hasrul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *