Kuasa Hukum PT. DUI Minta PN Jakpus Hukum Berat Residivis Penipuan

PN Jakarta Pusat

BERITA JAKARTA – Kuasa hukum PT. Diesel Utama Indonesia (PT. DUI) Diesel One Grup, Noverizky Tri Utama, SH, LLM berharap Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) menghukum berat residivis penipuan, Kunandar Setiadi.

“Kami meminta kepada Majelis Hakim PN Jakpus agar memberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatàn Kunandar yang kerap berulang melakukan tindak pidana penipuan, sehingga jangan sampai ada korban-korban selanjutnya,” kata Noverizky, Rabu (19/1/2022).

Menurutnya, PT. Diesel One Grup telah berupaya melakukan mediasi dengan pihak Kunandar terduga penipuan, namun tak kunjung menemui titik temu. Pasalnya, Kunandar kerap memberi harapan palsu, kepada PT. Diesel One Grup akan tetapi janji tersebut tidak terealisasi, sehingga pihaknya melaporkan sang residivis kepada pihak berwajib.

“Janji-janji yang diutarakan oleh PT. AMR melalui Kunandar Setiadi seperti tong kosong nyaring bunyinya, tapi tidak pernah terealisasi. Terpaksa kami memutuskan untuk melaporkannya secara pidana,” ungkap dia.

Noverizky menuturkan, proses yang sedang dijalani sang residivis merupakan bagian dari pemidanaan. Kunandar Setiadi harus diganjar seberat-beratnya, mengingat dugaan penipuan ini bukanlah kali pertama dia lakukan yang seharusnya bisa belajar dari kesalahan, namun ternyata tidak.

“Terakhir dia juga meminta agar pihak PN Jakpus memberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatàn Kunandar yang kerap berulang melakukan tindak pidana penipuan. Sehingga, jangan sampai ada korban-korban selanjutnya,” tandasnya.

Sementara itu, Dicky Yohanes mengapresiasi kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta yang telah berhasil membuktikan peran Kunandar dalam aksi patgulipat di persidangan. Dia pun menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Sebagai warga negara kami mempercayakan sepenuhnya proses pemidanaan kepada penuntut umum sebagai perwakilan negara,” harap Dicky.

Residivis Penipu Menjabat Direktur PT. AMR

Kunandar Setiadi ternyata adalah Direksi PT. Artha Mineral Resources (AMR). PT AMR adalah perusahaan kontraktor yang bergerak di bidang pertambangan batu bara dan beralamat di Jalan Pluit Selatan Raya Blok Q Lantai 7 No. 706 Jakarta Utara.

Menurut penuturan Dicky Yohanes, pemilik PT. Diesel One Grup, aksi menipu Kunandar bukan pertama kali. Akan tetapi diduga belasan kali hingga puluhan perusahaan telah tertipu lisannya.

Namun sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan terjatuh juga. Kunandar pun kini menjadi terpidana dugaan kejahatan lain, belum termasuk kasus penggelapan di PN Jakpus sebesar Rp400 juta kepada Dicky Yohanes sang empunya PT. Diesel One Grup.

Belum lama ini, dihadapan Ketua Majelis Hakim, Astiwati, Jaksa Penuntut Umum, Yoklina Sitepu, SH, MH menuntut pidana Kunandar selama 3 tahun penjara, lantaran terbukti melakukan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan sebagaimana dalam dakwaan pertama Pasal 372 KUHP.

“Terdakwa Kunandar Setiadi telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan sebagaimana dalam dakwaan pertama kami Pasal 372 KUHP,” pungkasnya. (Sofyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *