Pencatut Nama KATAR Desa Jayamukti Ditiket Parkir Bakal Dipolisikan

  • Bagikan
Kantor Kepala Desa Jayamukti Kabupaten Bekasi

BERITA BEKASI – Kepala Desa (Kades) Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Iwan menerima kedatangan Komandan Garda Satuan Bakti Karang Taruna (Sakti Sekata), Acep Juandi.

Kedatangan Garda Sakti Sekata ke Kantor Desa Jayamukti, sekaligus menemui oknum yang telah mencemarkan nama baik Karang Taruna.

Diketahui video viral di Tiktok itu, diunggah akun bernama @Makapung30. Akun itu mengeluh lantaran ada pungutan liar sebesar Rp7000 ketika membeli bubur di Ruko Pasar Bersih.

Padahal, oknum tersebut, diketahui bukan Pengurus Karang Taruna Desa Jayamukti. Kepengurusan Karang Taruna Jayamukti diketahui sudah tidak aktif.

Acep Juandi yang ditugaskan oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi, mendatangi Kantor Desa setempat dengan didampingi beberapa orang pengurus.

“Kedatangan kami sesuai menjalankan tugas Ketua Karang Taruna untuk melakukan investigasi ke Desa Jayamukti terkait video viral, warga yang mengatasnamakan Karang Taruna,” kata Acep, Rabu (12/1/2022).

Dari investigasi itu dipastikan bahwa yang memungut parkir liar itu bukan bagian dari pengurus Karang Taruna melainkan warga setempat.

“Tadi sudah disampaikan permintaan maaf oleh bapak Kepala Desa dan kami memberikan apresiasi karena beliau respon cepat atas permasalahan ini,” ujar dia.

Namun kedatangan Garda Sakti Sekata, tidak membuahkan hasil, sebab oknum yang telah mencemarkan nama baik Karang Taruna tidak hadir.

Terpisah, Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Bekasi, Arif Rahman Hakim mengatakan, pihaknya akan melayangkan surat somasi kepada oknum tersebut.

Sebab kata dia, oknum tersebut telah mencemarkan nama baik organisasi Karang Taruna. “Marwah organisasi telah diusik oleh oknum,” ujar Arif.

Karena hari ini, tambah, Acep, oknum tersebut tidak hadir jadi kami akan layangkan somasi dengan memberi waktu selama 1 X 24 jam.

Baca Juga  LQ Indonesia Law Firm Perkuat Media Untuk Edukasi Hukum Masyarakat

“Apabila tidak ada itikad baik, maka kami Karang Taruna Kabupaten Bekasi akan mengambil langkah hukum,” pungkas Arif saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya. (Hasrul)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *