Dibawah Komando GMNI, BEM Nusantara Ingin Jokowi Copot Erick Thohir 

- Jurnalis

Selasa, 9 November 2021 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi BEM Nusantara

Aksi BEM Nusantara

BERITA JAKARTA – Tak puas dengan respon Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara gelar unjuk rasa di depan Kantor Kementerian BUMN, Senin (8/11/2021).

Unjuk rasa itu, sebagai langkah menindak lanjuti pernyataan sikap BEM Nusantara dalam evaluasi kerja Kabinet Indonesia Maju.

Sebelumnya, mereka memberikan rapor merah terhadap tiga Menteri Jokowi yang tidak bisa bekerja dengan baik.

Ketiga Menteri itu yakni, Nadiem Makarim Menteri Dikbutristek, Budi Gunadi Menteri Kesehatan dan Erick Thohir Menteri BUMN.

Khusus Erick Thohir, Eko Pratama Koordinator Pusat (Korpus) BEM Nusantara menilai perlu adanya tindak lanjut keterlibatan Erick dalam bisnis PCR dimassa Covid-19.

Eko juga menganggap BUMN banyak mengalami kerugian sehingga harus dievaluasi. Karena itu Eko Pratama menginginkan agar Jokowi mencopot Erick Thohir dari jabatan Menteri BUMN.

Eko pratama diketahui merupakan kader GMNI yang kenal dekat dengan Ageng Dendy Sekjen DPP GMNI versi Dewan Pengawas Ahmad Basarah dan Soekarwo mantan Gubernur Jatim.

Oleh karena itu, Eko Pratama sebagai kader terbaik GMNI ditugaskan DPP GMNI sebagai Koordinator Pusat BEM Nusantara untuk menyuarakan suara rakyat marhaen.

Hingga berita ini diturunkan, Ageng Dendy selaku Sekjen DPP GMNI belum memberikan tanggapan, terkait aksi demo BEM Nusantara di depan Kantor Kementerian BUMN tersebut. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB