Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Tunjukkan Hasil Rapid Test

Stasiun Semarang Jateng

BERITA SEMARANG – Sejak 26 Januari hingga 8 Februari 2021, penumpang kereta api (KA) jarak jauh diharuskan menunjukkan surat keterangan hasil pemeriksaan GeNose Test ataupun Rapid Test Antigen yang menyatakan Negatif Covid-19 sebagai syarat melakukan perjalanan.

Aturan tersebut sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan No.11 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan transportasi perkeretaapian dalam masa Pandemi Covid-19.

Kahumas PT. KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro menyampaikan, surat keterangan hasil negatif Covid-19 dari pemeriksaan GeNose Test atau Rapid Test Antigen sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum jam keberangkatan.

Namun, sambung Krisbiyantoro, persyaratan tersebut tidak diwajibkan bagi pelanggan yang berusia di bawah 12 tahun. Terkait layanan pemeriksaan GeNose Test di stasiun, rencananya akan tersedia secara bertahap mulai 5 Februari 2021.

“Saat ini masih dalam tahap persiapan bersama pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT. Rajawali Nusantara Indonesia (RNI),” katanya, Rabu (27/1/2021).

Dikatakan Krisbiyantoro, pada tahap awal, layanan tersebut rencananya akan disediakan di Stasiun Gambir dan Yogyakarta terlebih dahulu.

“Untuk saat ini, KAI telah menyediakan layanan Rapid Test Antigen di 46 Stasiun seharga Rp105.000. Pelanggan yang ingin melakukan rapid test antigen di stasiun diharuskan menyiapkan tiket KA jarak jauh atau kode booking yang sudah dibayarkan lunas dan kartu identitas asli,” ujarnya.

Adapun 46 stasiun tersebut adalah Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kebumen, Kutoarjo, Kroya, Yogyakarta, Lempuyangan.

Solo Balapan, Purwosari, Klaten, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Mojokerto, Tulungagung, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Jember, Ketapang, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Muara Enim, Prabumulih, Tebing Tinggi, Tanjungkarang, Kotabumi, Martapura dan Baturaja.

Disampaikan, setiap pelanggan KA jarak jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut, dan menggunakan pakaian lengan panjang.

Para pelanggan juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan. Bagi pelanggan KA yang perjalanannya kurang dari 2 jam tidak diperkenankan untuk makan dan minum, kecuali bagi penumpang yang wajib mengkonsumsi obat-obatan untuk kesehatannya.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Krisbiyantoro menghimbau setiap pelanggan KA wajib mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. (Nining)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *