Sistem Management K3 untuk Pekerja Lokal di Proyek PLTGU Blok 3

- Jurnalis

Kamis, 24 Desember 2020 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA SEMARANG – Pembangunan PLTGU Blok 3 Indonesia Power (IP) dibawah IP Unit Proyek yang dimulai sejak 2018 sudah mencapai tahap akhir yang mana pada 2021 akan finish.

Hal itu disampaikan Manager Administrasi PT. IP Unit Proyek, Darmawan HS di sela-sela kegiatan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kelurahan Tanjung Mas Semarang, Jawa Tengah, Rabu (23/12/2020).

Disampaikan, pembangunan yang sebelumnya melibatkan 1500 pekerja itu kini sudah berangsur angsur dikurangi, mengingat pembangunan akan segera selesai.

“Nantinya pasti akan ada pemutusan hubungan kerja terhadap pekerja lokal, namanya proyek pasti akan selesai,” ujar Darmawan.

Bagi pekerja yang mempunyai kompetensi bisa melamar ke proyek-proyek lain. Namun bagi mereka yang tidak mempunyai keahlian, kita berikan survey untuk diisi, kebutuhan apa yang mereka perlukan.

“Pada 2021 nanti melalui CSR IP Semarang PGU akan dilakukan kemitraan, kebutuhan masyarakat di ring 1 itu apa saja,” ungkapnya.

“Jadi ada dua hal, yakni mengetahui kebutuhan mereka di tahun 2021, dan sekarang kita jelaskan bahwa APD atau Sistem Management K3 merupakan budaya mereka,” sambung Darmawan.

Untuk itu, CSR kita memberikan pengertian mengenai Sistem Managemen K3 yang bekerjasama dengan praktisi sebagai pemateri. Bagaimana agar mereka aman saat berangkat kerja dan pulang kerja dengan selamat.

Menurut Darmawan, penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk pekerja sudah menjadi kebutuhan. Dimans mereka berangkat bekerja harus sudah memakai APD yang sudah menjadi bagian dari mereka. “Sistem Management K3 sudah menjadi bagian dari mereka (pekerja),” tandasnya.

Ditambahkan, Darmawan, setiap perusahaan atau industri yang mempekerjakan karyawan dengan jumlah tertentu harus menerapkan Sistem Management K3.

“Itu dari sisi perusahaan. Sedang dari sisi tenaga kerja mereka sudah mulai peduli. Kalau saya bekerja di perusahaan, saya harus mempunya bekal. Berangkat sehat pulang harus selamat. Mereka harus tahu apa saja yang diperlukan dalam bekerja,” pungkasnya. (Nining)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB