Efek Hoax soal Corona, Masyarakat Jadi Panik, Imun Bisa Turun

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2020 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brigjen Pol Argo Yuwono

Brigjen Pol Argo Yuwono

BERITA JAKARTA – Polri menyebut sejumlah berita bohong atau hoax menyebar di tengah pendemi Corona atau Covid-19. Penyebaran hoax itu membuat masyarakat panik dan sedih saat menghadapi wabah Corona.

“Ada bermacam-macam yang diviralkan yang mengarah pada kepanikan masyarakat, jadi masyarakat biar panik. Jadi semua ditampilkan padahal belum tentu benar,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono dalam diskusi yang disiarkan Divisi Humas Polri secara online, Rabu (22/4/2020).

Brigjen Pol Argo mengatakan, salah satu hoax yang baru-baru ini ditemukan adalah soal begal di Surabaya yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jakarta, tapi fakta yang disampaikan berbeda oleh pelaku.

“Contoh kejadian kecelakaan di Jakarta Pusat, tapi itu kemudian di-framing bahwa itu adalah begal yang ada di Surabaya, akhirnya masyarakat resah. Banyak itu tidak cuma satu, kemudian ini semua di-framing terus,” ungkap Brigjen Pol Argo.

Selain hoax, menurut Brigjen Pol Argo, informasi yang menakutkan tentang virus Corona (Covid-19) juga membuat masyarakat sedih. Kondisi itu berdampak pada imunitas seseorang di tengah masa pandemi Corona.

Jangan sampai tambah Argo, masyarakat itu ketakutan melihat informasi-informasi, infonya itu yang sedih, jangan. Bagaimana kematian, itu yang ditampilkan, bukan seperti itu.

“Kita menampilkan bagaimana yang gembira, karena dengan kesedihan itu nanti imunnya turun, tapi kalau dengan gembira, imun akan naik,” pungkasnya. (Usan)

Berita Terkait

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama
Menteri Koperasi, OC Kaligis Hingga Jurnalis Raih Sudut Pandang Award 2026
Massa GPN Geruduk Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPK Kemayoran Jakpus
Aktivis AKHERA Sebarkan Spanduk “Stop Memprovokasi Rakyat”
Skenario Penjualan Saham PT. GBU Diduga Libatkan Mantan Kajari Jakpus
Belum Diadili, Pakar Hukum Menduga Zarof Ricar Pasang Badan
Pemprov DKI Jakarta Jatuhi Sanksi Pencemaran Udara ke PT. BKP
Petugas Kejari Jakarta Pusat Gagalkan Penyelundupan Sabu Lewat Makanan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:55 WIB

Menteri Koperasi, OC Kaligis Hingga Jurnalis Raih Sudut Pandang Award 2026

Jumat, 4 September 2026 - 16:28 WIB

Massa GPN Geruduk Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPK Kemayoran Jakpus

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:59 WIB

Aktivis AKHERA Sebarkan Spanduk “Stop Memprovokasi Rakyat”

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Skenario Penjualan Saham PT. GBU Diduga Libatkan Mantan Kajari Jakpus

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:41 WIB

Belum Diadili, Pakar Hukum Menduga Zarof Ricar Pasang Badan

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB