Sita Ribuan Pil, BNN Grebek Pabrik Narkoba di Bandung

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2020 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi BNN. Irjen Pol Arman Depari

Deputi BNN. Irjen Pol Arman Depari

BERITA BANDUNG – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek sebuah rumah yang di jadikan sebagai pabrik narkoba di Kawasan Cisaranten Endah, Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/2/2020) sore.

Dalam penggerebekan itu, petugas BNN berhasil mengamankan sejumlah mesin produksi dan jutaan butir pil yang diduga mengandung narkoba.

Selain mengamankan sejumlah barang bukti, lima orang yang diduga terlibat dalam jaringan produksi narkoba turut diamankan petugas BNN dilokasi penggerebekan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam penggerebekan dilokasi kita menemukan sejumlah mesin yang diduga sebagai alat untuk memprodukasi narkoba,” kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari yang memimpin langsung penggerebekan pabrik narkoba kepada Matafakta.com, Senin (24/2/2020).

Selain itu sambung Arman, pihaknya juga menemukan dua hingga tiga juta butir pil yang diduga mengandung narkoba yang sudah di kemas dengan plastik hitam siap untuk diedarkan.

Untuk mencari barang bukti narkoba lainnya, petugas BNN yang dipimpin Deputi Pemberantasan, Irjen Pol Arman Depari turut menerjunkan satu ekor anjing pelacak dilokasi penggerebekan.

Namun demikian, Arman mengatakan, pihaknya masih belum menghetahui secara pasti terkait jenis narkoba yang di produksi oleh para pelaku, namun seluruh barang bukti yang diduga mengandung narkoba nantinya akan menjalani uji laboratorium.

“Pabrik ini walaupun sifatnya rumahan, tapi di desain khusus untuk memproduksi narkoba, namun narkoba jenis apa ini nanti akan kita periksa secara laboratoris. Untuk sementara ini, belum bisa kami jelaskan secara keseluruhan, menunggu pemeriksaan dari pihak laboratorium narkotika BNN,” tandasnya.

Diketahui, selain mengamankan sejumlah barang bukti, lima orang yang diduga terlibat dalam jaringan produksi narkoba turut diamankan petugas. Rencananya, pihak BNN bersama Kepolisian Polda Jawa Barat akan mengumumkan terkait kandungan yang ada di dalam pil yang diduga narkoba tersebut. (Stave)

BeritaEkspres Group

Berita Terkait

Sudah Setor Uang, Puluhan Korban Kena PHP Oknum LH Kota Bekasi
Polres Kabupaten Bekasi Diminta Respon Laporan Polisi Korban Asusila
47 Hari, Polres Kabupaten Bekasi Belum Juga Bekuk Guru Ngaji Pelaku Asusila   
Pelaku Pemalsu Plat Dinas TNI Ditangkap di Pondok Kelapa Jakarta Timur
Polda Jateng Bersama Bea & Cukai Gerbek Rumah Produksi Narkoba
LQ Menduga Ada Keterkaitan Sentratama Investasi Berjangka Dengan Sentratama Investment Future
Ditresnarkoba Polda Jateng Musnahkan 47,8 Kg dan 34.743 Pil Ekstasi
Lapas Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkotika Melalui Kunjungan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 09:59 WIB

Aktivis FM-D Nilai DPD-RI Cukup Sekali Saja di Pimpin LaNyalla Mattalitti

Rabu, 22 Mei 2024 - 22:31 WIB

Alvin Lim: Hukum Jangan Dipakai untuk Memeras Masyarakat

Rabu, 22 Mei 2024 - 09:39 WIB

Nasib Ribuan Karyawan PT. Polo Ralph Lauren Ada di Tangan Ketua MA

Senin, 20 Mei 2024 - 23:29 WIB

Prof. Mudzakkir: Pergantian Dirut Perumda Tirta Bhagasasi Langgar Etika Pelantikan

Senin, 20 Mei 2024 - 22:43 WIB

Kasus Mafia Tanah Marak, DPR RI Diminta Angket Kementrian ATR BPN

Senin, 20 Mei 2024 - 14:39 WIB

Hadiah Fenomenal Reformasi 1998 Hingga Kembali ke Neo Orde Baru! 

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:40 WIB

PK Sengketa Merek, Ratusan Karyawan Polo Ralph Lauren Kembali Geruduk MA

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:12 WIB

Quotient TV: Buruh PT. SKB di Sumsel Ditangkap Tanpa Surat Penahanan

Berita Terbaru

Aksi Mahasiswa ke DPRD Kota Bekasi

Seputar Bekasi

Ini Kata Pengamat UNISMA Soal Demo Mahasiswa ke DPRD Kota Bekasi

Kamis, 23 Mei 2024 - 20:28 WIB

Foto: Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad

Seputar Bekasi

Forum TKK Kota Bekasi Kompak Pasang DP Profil Pj Raden Gani Muhamad

Kamis, 23 Mei 2024 - 17:45 WIB