World Expo Dubai 2020, Presiden: Bakal Tampilkan Wajah Indonesia

- Jurnalis

Selasa, 18 Februari 2020 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA JAKARTA – Indonesia terus bersiap diri untuk mengikuti dua ajang pameran internasional pada tahun 2020 ini, yaitu Hannover Messe dan World Expo Dubai. Presiden Joko Widodo meminta jajarannya menampilkan wajah Indonesia sebagai negara yang tengah melakukan transformasi ekonomi.

“Pertama, untuk Hannover Messe 2020 karena waktunya sudah sangat mepet sekali, tinggal 2 bulan lagi yaitu di bulan April, sehingga betul-betul persiapkan yang matang, sampaikan wajah Indonesia sebagai negara emerging yang tengah melakukan transformasi ekonomi ke industri 4.0 yang berbasis riset dan inovasi. Penting untuk kita tampilkan,” kata Presiden dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Tak hanya itu, Kepala Negara juga ingin agar Indonesia ditampilkan sebagai negara yang menarik untuk diajak kerja sama. Dalam bidang energi misalnya, kerja sama bisa dilakukan dalam pengembangan industri energi ramah lingkungan, biodiesel, hingga potensi nikel terbesar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita memiliki potensi nikel terbesar di dunia yang nanti bisa menghasilkan lithium ion battery yang berperan pada energi masa depan,” imbuhnya.

Sebagai negara mitra resmi pertama di ASEAN pada ajang Hannover Messe, Kepala Negara ingin agar Indonesia betul-betul mengambil manfaat dan peluang yang sebesar-besarnya bagi peningkatan ekonomi Indonesia. Selain itu, juga sebagai pintu masuk promosi perdagangan, pariwisata, dan investasi.

Baca Juga :  KSST Menduga Ada Markdown Dalam Lelang Saham PT. GBU Sebesar Rp9,7 Triliun

“Saya mendapatkan laporan bahwa di Hannover Messe nanti akan diikuti oleh 91 negara, dihadiri lebih dari 200 ribu pengunjung, 68 persen adalah CEO-CEO perusahaan besar, dan diperkirakan akan mendorong sekitar 6,5 juta kontak bisnis,” jelasnya.

Sementara itu, pada ajang World Expo Dubai 2020, Presiden meminta jajarannya untuk bisa menangkap ajang tersebut sebagai peluang promosi potensi ekonomi Indonesia. Terutama mengingat ajang World Expo Dubai akan diikuti oleh 192 peserta dari berbagai negara dan diperkirakan akan dihadiri oleh 25 juta pengunjung.

“Ini bisa menjadi hub membangun jembatan ekonomi dengan negara-negara di Timur Tengah dan di Afrika sebagai emerging economies,” imbuhnya.

Berbeda dengan Hannover Messe yang hanya berdurasi kurang dari sepekan, ajang World Expo Dubai memiliki waktu pameran yang cukup panjang, yaitu enam bulan. Untuk itu, Presiden meminta agar ada proses seleksi dan kurasi terkait dengan produk unggulan dan kesenian Indonesia yang akan ditampilkan pada ajang tersebut.

Baca Juga :  Jokowi Diminta Perhatikan Nasib Karyawan Polo Ralph Lauren Indonesia

“Pastikan acara setiap harinya menarik, tawarkan kesempatan investasi produk inovasi unggulan, serta produk pariwisata kita yang kaya dan beragam. Kekayaan budaya seperti tarian, baju adat, kemudian kerajinan tangan dari UMKM kita, makanan dan alat-alat musik tradisional, keramahan masyarakat, harus terekspos dalam acara ini,” tandasnya.

Untuk diketahui, ini merupakan kali kedua bagi Presiden menggelar ratas untuk membahas persiapan Indonesia pada World Expo Dubai. Sebelumnya, dalam ratas pada Selasa, 13 Agustus 2019, di Kantor Presiden, Presiden menyebut bahwa ajang World Expo Dubai merupakan ajang ketiga terbesar setelah Piala Dunia dan Olimpiade.

“Dubai Expo ini adalah event ketiga terbesar setelah Piala Dunia dan Olimpiade. Jadi merupakan ajang expo penemuan teknologi dan inovasi industri yang diikuti oleh kurang lebih 190 negara dan kita harus memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya, baik dalam rangka urusan perdagangan, urusan pariwisata, dan urusan investasi di internasional, khususnya pasar di Timur Tengah,” kata Presiden saat itu. (Red)

Humas Kemensetneg

Berita Terkait

Pakar Menilai Sikap Majelis Hakim Tipikor Kasus Gazalba Saleh Melawan Akal Sehat
KSST Menduga Ada Markdown Dalam Lelang Saham PT. GBU Sebesar Rp9,7 Triliun
Bentuk Intimidasi, Alvin Lim Kritik Penguntitan Jampidsus Kejagung oleh Densus 88
AMPUH: Densus 88 Bukan Intai Teroris Malah Intai Jampidsus Kejagung
Jokowi Diminta Perhatikan Nasib Karyawan Polo Ralph Lauren Indonesia
Advokat Alvin Lim Kritik Kinerja Polisi Terkait Kasus Vina Cirebon
Pengamat Politik Samuel F Silaen: Menanti PDI Perjuangan Jadi Oposisi?
Aktivis FM-D Nilai DPD-RI Cukup Sekali Saja di Pimpin LaNyalla Mattalitti
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 16:37 WIB

Pendemo Tuntut, Jabatan Kepala BAPENDA Kota Bekasi Dicopot

Senin, 27 Mei 2024 - 16:02 WIB

Inspektorat Membisu Soal Hasil Pemeriksaan Dispora Kota Bekasi

Senin, 27 Mei 2024 - 12:34 WIB

Sawer Biduan, FKMBP: Aksi Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Tak Patut Dicontoh

Minggu, 26 Mei 2024 - 18:24 WIB

Ini Klarifikasi Solihin Soal Tudingan Aksi Mahasiswa Ditunggangi

Sabtu, 25 Mei 2024 - 13:10 WIB

Berkedok Bimtek, Dana Desa Jadi Sasaran Empuk Oknum Dinas Raup Keuntungan

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:29 WIB

Waduh…!!!, Aksi Demo Mahasiswa, Pj Walikota Bekasi Sempat Dievakuasi Petugas

Kamis, 23 Mei 2024 - 20:28 WIB

Ini Kata Pengamat UNISMA Soal Demo Mahasiswa ke DPRD Kota Bekasi

Kamis, 23 Mei 2024 - 17:45 WIB

Forum TKK Kota Bekasi Kompak Pasang DP Profil Pj Raden Gani Muhamad

Berita Terbaru

Foto: Aksi AKAMSI di Kantor BAPENDA Kota Bekasi

Seputar Bekasi

Pendemo Tuntut, Jabatan Kepala BAPENDA Kota Bekasi Dicopot

Senin, 27 Mei 2024 - 16:37 WIB

Foto: Gedung Dispora Kota Bekasi

Seputar Bekasi

Inspektorat Membisu Soal Hasil Pemeriksaan Dispora Kota Bekasi

Senin, 27 Mei 2024 - 16:02 WIB