Ngeyel, Pejabat Eselon III Pemprov Kalbar Reaktif Covid-19

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2020 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalbar: Sutarmidji

Gubernur Kalbar: Sutarmidji

BERITA PONTIANAK – Gubernur Kalbar Sutarmidji membeberkan, seorang Pejabat Eselon III yang bekerja di Pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) dinyatakan Reaktif Covid-19 setelah dilakukan Rapid Test.

Hasil Reaktif itu terjadi karena pejabat yang bersangkutan tidak mengindahkan saran dari Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, agar melakukan ibadah dirumah saja sementara waktu selama pandemi Covid-19 masih terjadi, termasuk di Kalbar.

“Ada satu kondisi dan ini betul-betul nyata, ada Pejabat Eselon 3 Kantor Gubernur, saya sarankan sementara aktivitas ibadah di rumah dulu, eh, dia ngeyel malah dikirim ke saya foto dia lagi berjamaah, lalu dia bilang bahwa tak mungkin bisa kena karena beribadah. Begitu di Rapid Test, ternyata reaktif, lalu galau tak menentu dan dia nangis juga. Semoga cepat sembuh,” ujar Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Sabtu (18/4/2020) siang.

Selain pejabat di Pemprov Kalbar, Sutarmidji juga menceritakan bahwa terdapat Kepala Dinas yang bertugas di Lingkungan Pemkot Pontianak yang ia nasehati, namun tetap tidak mengindahkan nasehat orang nomor satu di Kalbar itu.

“Ada lagi Kadis di Kota, dinasehati sama juga ngeyel malah manasi, saya jadikan relawan antar jemput orang usia 60 untuk di rapid test, takut lalu jawab, saya tanya anak isteri dulu ya……. udah 3 minggu tidak ada kabarnya,” jelas Bang Midji.

Sutarmidji pun meminta agar semua pihak tetap waspada dan tak main-main dengan imbauan pemerintah terhadap wabah Covid-19 ini.

“Jadi waspada dan jangan main main. Tawaqal bagus tapi jangan ke pedean, Menjemput kemaslahatan lebih baik dari mengejar ke mudhoratan,” tuturnya.

Gubernur Kalbar ini juga menjelaskan, berdasarkan rapid test yang dilakukan kepada pejabat di lingkunagn Pemprov Kalbar terdapat 18 pegawai dinyatakan rekatif.

“Sudah dilakukan rapid test untuk pegawai di Pemprov Kalbar, ada Tiga Eselon II, Lima Eselon III yang reaktif, pungkasnya. (As)

Biro Kalimantan Barat

Berita Terkait

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi
Darurat Kepemimpinan & Inkompetensi “Candu Birokrasi Kota Sukabumi”
Efisiensi, Simpul Sukabumi Soroti Survei Jalan dan Dugaan Penyimpangan
Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:30 WIB

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Kamis, 17 September 2026 - 16:28 WIB

Efisiensi, Simpul Sukabumi Soroti Survei Jalan dan Dugaan Penyimpangan

Selasa, 15 September 2026 - 09:10 WIB

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Berita Terbaru

Photo: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli

Nasional

Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:41 WIB

Teks Photo: Puluhan PC PMII Saat Mengelar UNRAS Di Depan Kantor DLH Kota Sukabumi

Berita Daerah

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:30 WIB